Binanews.id | Bogor — SMP Cahaya Madani menggelar acara pelepasan siswa Angkatan ke-18 secara sederhana dan penuh kehangatan pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah itu dihadiri siswa, orang tua, guru, serta pengurus yayasan.
Sebanyak 25 siswa resmi menyelesaikan pendidikan tingkat SMP setelah menempuh proses belajar selama tiga tahun. Mayoritas siswa merupakan anak yatim dan dhuafa yang mendapatkan pendampingan pendidikan melalui program sekolah dan Yayasan Cahaya Generasi Madani.
Berbeda dengan perayaan kelulusan yang identik dengan kemewahan, pelepasan siswa di SMP Cahaya Madani berlangsung dalam suasana sederhana namun sarat makna. Kebersamaan dan rasa haru terasa sepanjang acara.
Kegiatan diisi dengan sambutan, doa bersama, penampilan siswa, hingga pemberian ucapan selamat dari guru dan orang tua kepada para lulusan.
Kepala SMP Cahaya Madani, Asria Lestari, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa atas semangat dan ketekunan mereka selama menjalani pendidikan.
“Kelulusan ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami berharap seluruh siswa tetap menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta terus bersemangat meraih cita-cita,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas berbagai capaian siswa selama tahun ajaran 2025/2026.
Salah satu pencapaian yang membanggakan adalah keberhasilan seorang siswa, Ananda Riska, dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz 30. Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus memperkuat pendidikan karakter dan pembinaan keagamaan.
Sebagai lembaga pendidikan yang berfokus pada pembinaan generasi yatim dan dhuafa, SMP Cahaya Madani berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membangun lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akhlak dan spiritual peserta didik.
Prestasi hafalan Al-Qur’an yang diraih salah satu siswa menjadi titik awal lahirnya ikhtiar baru di SMP Cahaya Madani.
Sekolah bersama Yayasan Cahaya Generasi Madani berencana menghadirkan Program Tahfiz Terpadu guna mencetak lebih banyak generasi hafidz dan hafidzah dari kalangan anak yatim dan keluarga dhuafa.
Program tersebut diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan Al-Qur’an yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami mohon doa restu dari para sahabat pembaca Binanews.id. Semoga program Tahfiz yang baru akan kami bentuk ini berjalan lancar, diridhai Allah, dan melahirkan lebih banyak lagi penghafal Qur’an yang berakhlak mulia,” ujar Asria penuh harap.
Untuk mewujudkan program tersebut, SMP Cahaya Madani mengajak masyarakat dan para dermawan turut berpartisipasi melalui infaq pendidikan.
Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung operasional guru tahfiz, penyediaan kitab pembelajaran, kebutuhan makan santri, serta beasiswa bagi anak-anak yatim. Salurkan Infaq dan Doa Anda melalui: BSI a.n Yayasan Cahaya Generasi Madani. No. Rekening: 7336425365. Konfirmasi: 0899-0824-923
“Satu ayat yang dihafal karena infaq Anda, pahalanya mengalir untuk Anda selamanya.”
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk seluruh lulusan. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar di bangku SMP sekaligus awal perjalanan baru dalam menggapai cita-cita.
Dengan semangat kepedulian sosial yang menjadi ciri khasnya, SMP Cahaya Madani berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya mencerdaskan dan memberdayakan anak-anak yatim dan dhuafa agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi masyarakat.









