Mahasiswa S2 dan S3 Ilmu Keluarga IPB Perdalam Ketahanan Keluarga di Baduy

Tedy

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 16:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Banten– Sebanyak 43 mahasiswa S2 dan S3 Ilmu Keluarga IPB University mengikuti pembelajaran lapangan di komunitas adat Baduy Luar, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang dinamika dan ketahanan keluarga dalam konteks perubahan sosial, budaya, ekonomi dan ekosistem keluarga.

Sebanyak 36 mahasiswa S2 Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak serta tujuh mahasiswa S3 Ilmu Keluarga mengikuti kegiatan tersebut. Pembelajaran lapangan menjadi bagian dari mata kuliah Dinamika Keluarga, Keluarga dan Pembangunan, Ketahanan dan Kebijakan Keluarga, serta mata kuliah terkait lainnya.

Baca Juga:  Uban Disebut Tanda Tubuh Melawan Kanker, Benarkah? Ini Penjelasan Dosen IPB

Guru Besar bidang Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga IPB University, Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si., yang membimbing kegiatan tersebut, menekankan pentingnya mahasiswa memahami kehidupan keluarga secara langsung dalam konteks sosial dan budaya masyarakat.

Baca Juga:  Energi Positif Guru Piket MAN 2 Bogor Sambut Siswa di Pagi Hari

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Euis, komunitas adat juga menghadapi berbagai perubahan akibat perkembangan zaman dan megatren global. Karena itu, mahasiswa perlu melihat secara langsung bagaimana keluarga dan komunitas mempertahankan nilai-nilai yang menjadi kekuatan mereka sekaligus merespons perubahan.

Di Baduy, mahasiswa mengamati kehidupan masyarakat dan menghubungkan temuan lapangan dengan konsep yang dipelajari di ruang kuliah. Pembelajaran tersebut diharapkan memperkaya kemampuan mahasiswa dalam menganalisis dinamika dan ketahanan keluarga dengan mempertimbangkan karakter sosial dan budaya masyarakat.

Baca Juga:  Dospulkam IPB Latih Warga Pentingsari Sulap Kulit Buah Jadi Camilan Bernilai Ekonomi

Kegiatan turut didampingi Dr. Defina, S.S., M.Si., Rahmi Damayanti, S.Si., M.Si., dan Muhamad Fikri Maulana, M.Psi. Pembelajaran lapangan ini menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan teori dan pengalaman empiris dalam pembelajaran Ilmu Keluarga di IPB University. (Ted)

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB