Binanews.id | Banten– Sebanyak 43 mahasiswa S2 dan S3 Ilmu Keluarga IPB University mengikuti pembelajaran lapangan di komunitas adat Baduy Luar, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang dinamika dan ketahanan keluarga dalam konteks perubahan sosial, budaya, ekonomi dan ekosistem keluarga.
Sebanyak 36 mahasiswa S2 Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak serta tujuh mahasiswa S3 Ilmu Keluarga mengikuti kegiatan tersebut. Pembelajaran lapangan menjadi bagian dari mata kuliah Dinamika Keluarga, Keluarga dan Pembangunan, Ketahanan dan Kebijakan Keluarga, serta mata kuliah terkait lainnya.
Guru Besar bidang Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga IPB University, Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si., yang membimbing kegiatan tersebut, menekankan pentingnya mahasiswa memahami kehidupan keluarga secara langsung dalam konteks sosial dan budaya masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Euis, komunitas adat juga menghadapi berbagai perubahan akibat perkembangan zaman dan megatren global. Karena itu, mahasiswa perlu melihat secara langsung bagaimana keluarga dan komunitas mempertahankan nilai-nilai yang menjadi kekuatan mereka sekaligus merespons perubahan.
Di Baduy, mahasiswa mengamati kehidupan masyarakat dan menghubungkan temuan lapangan dengan konsep yang dipelajari di ruang kuliah. Pembelajaran tersebut diharapkan memperkaya kemampuan mahasiswa dalam menganalisis dinamika dan ketahanan keluarga dengan mempertimbangkan karakter sosial dan budaya masyarakat.
Kegiatan turut didampingi Dr. Defina, S.S., M.Si., Rahmi Damayanti, S.Si., M.Si., dan Muhamad Fikri Maulana, M.Psi. Pembelajaran lapangan ini menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan teori dan pengalaman empiris dalam pembelajaran Ilmu Keluarga di IPB University. (Ted)
Editor : Fathurroji









