Mahasiswa KKM IUQI Bogor Ajak Generasi Muda Kenali dan Cegah Perundungan

Sekar (Mahasiswa BKPI UIB Ummul Quro)

Irwan Maulana

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 05:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | BOgor– Perundungan atau bullying masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian, khususnya di lingkungan pendidikan dan pergaulan anak-anak maupun remaja. Tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, perundungan juga dapat muncul melalui ejekan, penghinaan, pengucilan, hingga tindakan di ruang digital.

Melihat pentingnya meningkatkan kesadaran tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor menghadirkan kegiatan edukasi bertajuk “Login, Presentasi, Logout: Perundungan” pada 14 Agustus 2026 di SMP Bumi Sejahtera.

Kegiatan ini diikuti oleh 132 peserta, yang terdiri dari siswa dan siswi SMP Bumi Sejahtera. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKM berupaya memberikan pemahaman mengenai pengertian perundungan, bentuk-bentuk perundungan, dampak yang dapat ditimbulkan, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghadapi perundungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  58 Pemenang MTQ Kota Bogor Disiapkan Wakili Kota Bogor Di Tingkat Provinsi

Mengenal Perundungan Lebih Dekat

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian perundungan dan berbagai bentuknya yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta diajak memahami bahwa perundungan tidak selalu berbentuk tindakan fisik. Perkataan yang merendahkan, pemberian julukan yang menyakitkan, mengucilkan seseorang dari kelompok, menyebarkan rumor, hingga mempermalukan seseorang melalui media sosial juga dapat menjadi bagian dari perilaku perundungan.

Materi disampaikan dengan pendekatan yang sederhana dan interaktif agar peserta dapat menghubungkan pembahasan dengan pengalaman maupun situasi yang mungkin mereka temui di lingkungan sekitar.

Kak Diana Pungky, selaku pemateri, menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama kegiatan tersebut adalah mengubah cara pandang peserta terhadap perundungan.

“Login, Presentasi, Logout Perundungan” sebagai Pesan Perubahan

Pemilihan tema *“Login, Presentasi, Logout: Perundungan”* memiliki makna tersendiri.

Baca Juga:  Budaya Sekolah ASRI Perkuat Ekosistem Pendidikan Bermutu

Login menjadi simbol ketika seseorang mulai masuk dan mengenali persoalan perundungan. Presentasi menjadi ruang untuk menyampaikan pengetahuan dan membangun kesadaran bersama. Sementara logout menjadi simbol untuk meninggalkan perilaku perundungan dan memilih tindakan yang lebih positif.

Dengan konsep tersebut, mahasiswa KKM ingin menyampaikan bahwa edukasi mengenai perundungan tidak berhenti ketika kegiatan selesai. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan *“Login, Presentasi, Logout: Perundungan”* menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKM IUQI Bogor dalam memberikan edukasi yang dekat dengan kehidupan peserta.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi mengenai perundungan, tetapi juga mengajak peserta untuk melakukan refleksi terhadap perilaku sehari-hari. Hal-hal sederhana seperti memilih kata-kata yang baik, menghargai perbedaan, tidak mempermalukan teman, dan berani membantu korban dapat menjadi langkah awal dalam mencegah perundungan.

Baca Juga:  Mahasiswa KKM Kenalkan Buttertteok Guma ke Warga Desa Gunung Malang

Bagi mahasiswa KKM IUQI Bogor, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari terlaksananya penyampaian materi. Lebih dari itu, kegiatan diharapkan mampu meninggalkan pemahaman dan kesadaran yang dapat terus diterapkan setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian di Desa Cicadas

Dari sebuah candaan yang perlu dipikirkan kembali hingga keberanian untuk membela teman yang menjadi korban, kegiatan ini membawa satu pesan sederhana: *setiap orang memiliki peran untuk menghentikan perundungan.*

Melalui semangat pengabdian dan edukasi, mahasiswa KKM IUQI Bogor berharap generasi muda dapat tumbuh dalam lingkungan yang saling menghargai—bukan saling merendahkan.

*Login dengan kesadaran. Presentasi dengan keberanian. Logout dari perundungan.*

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB