Bionanews.id | Sukabumi–Ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) di KM 72 jalur B, tepatnya pada segmen Cigombong–Parungkuda, tertimbun longsoran akibat ambrolnya tebing jalan tol pada Rabu sore (6 April 2026) sekitar pukul 15.48 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Akibat kejadian ini, arus kendaraan dari arah Sukabumi menuju Jakarta untuk sementara dialihkan. Kendaraan diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Parungkuda dan melintas jalan nasional melalui Pasar Cicurug hingga masuk kembali ke Gerbang Tol Cigombong.
Dilansir dari sukabumiupdate.com, Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat melaporkan bahwa telah terjadi longsor di KM 72 jalur B Tol Bocimi. Ia menyebutkan, exit Tol Parungkuda ditutup sementara dan arus kendaraan dari arah Sukabumi menuju Jakarta dialihkan melalui Gerbang Tol Cigombong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjelang malam pascakejadian, alat berat langsung diturunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor yang menutupi sebagian ruas jalan tol.
Sementara itu, Dirut PT Trans Jabar Tol (TJT), Abdul Hakim Supriyadi menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Ia menambahkan, proses penanganan dilakukan dengan cepat dengan menurunkan alat berat berupa eskavator dan dump truck dari proyek konstruksi Tol Bocimi Seksi 3. “Sebagian mainroad, tertimbun tanah longsor dari slope/tebing samping hingga menutupi ruas utama” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak terdapat kerugian materi dalam kejadian tersebut. “Setelah penanganan clear, lalu lintas akan segera dibuka kembali. Demikian kami sampaikan, progress pekerjaan akan kami laporkan kembali,” tegasnya.
Penutupan sementara diberlakukan untuk ruas dari arah Sukabumi melalui Gerbang Tol Parungkuda. Sementara itu, jalur dari arah Bogor menuju Sukabumi masih dapat dilalui dengan tetap berhati-hati.
Hingga pukul 20.30 WIB, penutupan di Gerbang Tol Parungkuda masih diberlakukan oleh personel Polres Sukabumi. Seluruh kendaraan dari arah Sukabumi menuju Bogor dialihkan ke jalan nasional melalui Cidahu dan Pasar Cicurug. Akibat pengalihan ini, terpantau terjadi kepadatan kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun truk besar, di sepanjang jalur Cidahu hingga Gerbang Tol Cigombong. (Ted)









