Binanews.id | Bogor — Wilayah Bogor Selatan tidak hanya dikenal dengan wisata alamnya, seperti Warso Farm Kebun Durian, Bukit Gajah Camp, dan kampung tematik di Mulyaharja, tetapi juga menyimpan beragam kuliner khas yang menarik untuk dicoba. Salah satunya adalah Laksa & Soto Mie Pak Inin yang berlokasi di Jalan Alternatif Cipaku–Cihideung, Bogor Selatan.
Warung laksa ini tergolong tersembunyi karena berada di area permukiman warga, tepatnya di jalur alternatif menuju Sukabumi. Untuk mencapainya, pengunjung harus melewati jalan berkelok yang hanya cukup dilalui dua kendaraan roda empat, sebelum akhirnya tiba di lokasi yang berada di sisi kanan turunan jalan.
Warung ini buka setiap hari hingga Rabu, mulai pukul 09.00–15.00 WIB. Pada awal berdirinya, warung ini hanya menyajikan laksa kuah kuning, kuliner khas Bogor. Seiring berjalannya waktu, sekitar tahun 2000-an, menu Soto Mie Bogor mulai dihadirkan, sehingga pengunjung kini memiliki lebih banyak pilihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Laksa kuah kuning merupakan kuliner tradisional khas Bogor yang terbuat dari oncom merah, toge, dan tahu kuning. Hidangan ini ditaburi daun seledri, lalu disiram kuah santan kuning dengan cita rasa khas Jawa Barat yang cenderung manis dengan sedikit sentuhan pedas. Menu ini paling nikmat disajikan dalam kondisi panas.
Meski tidak berada di jalur utama, warung ini tetap ramai dikunjungi. Banyak pelanggan datang untuk menikmati perpaduan laksa kuah kuning dan soto mie khas Bogor, lengkap dengan sambal dan kerupuk yang disajikan secara terpisah.
Suasana warung menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Bangunan yang masih didominasi material bambu, dilengkapi sekat kawat sebagai pengganti kaca, memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan luar. Area makan memang tidak terlalu luas, namun tersedia pilihan tempat duduk di kursi maupun lesehan di sudut warung yang menghadap ke pintu masuk, menciptakan suasana santai dan asri.
Menu andalan di Warung Laksa Pak Inin adalah laksa kuah kuning dan soto mie, yang keduanya merupakan kuliner khas Bogor. Selain itu, tersedia juga pelengkap seperti kerupuk rengginang. Untuk minuman, pengunjung dapat memilih es teh, es jeruk, hingga minuman alami seperti air kelapa muda. Setiap pengunjung juga disediakan teh hangat dengan aroma khas teh pegunungan.
Sistem pemesanan dilakukan dengan menuliskan pilihan menu di kasir, kemudian pengunjung menunggu hingga pesanan disiapkan.
Dari sisi harga, menu di warung ini tergolong terjangkau. Satu porsi laksa kuah kuning maupun soto mie dibanderol mulai dari Rp20 ribu. Sementara tambahan seperti telur asin atau kerupuk dijual mulai Rp5 ribu, dan minuman dibanderol dengan harga yang ramah di kantong.
Beberapa pengunjung mengaku telah beberapa kali datang ke tempat tersebut. Mereka menilai cita rasa makanan yang disajikan memiliki keunikan tersendiri.
Salah satu pengunjung, Ibu Omay, mengatakan, “Di sini makanannya enak dan khas. Kuliner seperti laksa kuah kuning sudah jarang ditemukan di tempat lain,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Ia juga menilai harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan sesuai dengan porsi yang disajikan.
Dengan kombinasi cita rasa khas, harga terjangkau, serta suasana yang nyaman, warung ini menjadi salah satu alternatif kuliner menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah Bogor. [ted]









