Binanews.id | Bogor–Sebagai salah satu program unggulan, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa 05 (KKM 05) Desa Bojong Rangkas Universitas Islam Bogor – Institut Ummul Quro Al Islami Bogor berhasil mengimplementasikan sistem Aquaponik di BUMDES Desa Bojong Rangkas.
Program ini dimulai sejak tanggal 31 Juli 2026 dengan tahap pembuatan sistem. Tim KKM 05 bersama pengurus BUMDES merancang sistem sirkulasi air yang mengalir dari kolam lele menuju saluran pot-pot yang telah diisi dengan tanaman pakcoy, kemudian air tersebut kembali lagi ke kolam. Sistem ini memanfaatkan kotoran ikan sebagai nutrisi alami bagi tanaman, sehingga menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan antara ikan dan sayuran.
Selama periode 31 Juli hingga 24 Agustus 2026, mahasiswa KKM 05 secara rutin melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy yang dibudidayakan menggunakan media aquaponik. Proses perawatan, pengecekan kualitas air, dan pertumbuhan tanaman dilakukan secara berkala untuk memastikan sistem berjalan dengan optimal.
Puncak kegiatan sekaligus penutupan program aquaponik ini dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata pemanfaatan kolam lele yang sudah ada di BUMDES serta optimalisasi lahan yang terbatas agar lebih produktif dan bermanfaat.
“Melalui program aquaponik ini kami ingin menunjukkan bahwa lahan sempit bukan halangan. Dengan sistem aquaponik, satu kolam lele bisa menghasilkan dua keuntungan: ikan dan sayuran. Ini juga bentuk pemanfaatan sumber daya yang ada di BUMDES agar lebih bernilai ekonomi,” ujar perwakilan KKM 05 Desa Bojong Rangkas.
Program Aquaponik ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat Desa Bojong Rangkas dalam bertani modern yang efisien, hemat tempat, dan ramah lingkungan. Ke depannya, sistem ini diharapkan dapat terus dikembangkan oleh BUMDES sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian warga desa.
Dengan adanya program unggulan ini, KKM 05 Desa Bojong Rangkas membuktikan bahwa inovasi sederhana berbasis kearifan lokal dan teknologi tepat guna dapat memberikan dampak nyata bagi kemajuan desa.
Editor : Fathurroji









