Binanews.id | Bogor — Kelompok KKM 04 Desa Cibitung Wetan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying di MI Muhammadiyah 01 pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Cegah Bullying, Bangun Generasi Berakhlak Mulia” sebagai upaya meningkatkan kesadaran bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung kesehatan mental siswa.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah beserta staf guru MI Muhammadiyah 01 dan diikuti oleh siswa-siswi sebagai peserta utama. Kehadiran para guru dan siswa menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama bahwa pencegahan bullying bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah.
Dalam kegiatan sosialisasi, peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan, faktor penyebab, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku. Para siswa juga diajak untuk mengenali berbagai tindakan yang dapat dikategorikan sebagai bullying, baik dalam bentuk verbal, fisik, maupun sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain membahas bentuk dan dampak bullying, kegiatan ini juga menekankan pentingnya mencegah tindakan perundungan sejak dini. Siswa diberikan pemahaman agar tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti, merendahkan, mengucilkan, maupun mempermalukan teman. Sebaliknya, siswa didorong untuk membangun hubungan pertemanan yang dilandasi sikap saling menghargai, peduli, dan membantu satu sama lain.
Komunikasi positif juga menjadi salah satu materi yang ditekankan dalam kegiatan tersebut. Peserta diajak memahami bahwa komunikasi yang baik dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya konflik dan perundungan di lingkungan sekolah. Siswa didorong untuk berani berbicara kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai berbagai contoh situasi yang mungkin mereka temui dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Melalui pendekatan tersebut, siswa diharapkan mampu membedakan antara candaan yang sehat dengan tindakan yang dapat menyakiti atau merugikan orang lain.
Kelompok KKM 04 Desa Cibitung Wetan berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan kesadaran kepada siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Edukasi mengenai perundungan juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menyayangi, dan menjaga sesama.
Melalui tema “Cegah Bullying, Bangun Generasi Berakhlak Mulia”, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai akhlak kepada generasi muda. Lingkungan pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang yang aman bagi siswa untuk tumbuh, belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri tanpa rasa takut terhadap perundungan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan seluruh warga MI Muhammadiyah 01 dapat bersama-sama membangun budaya sekolah yang positif dan inklusif. Pencegahan bullying diharapkan menjadi gerakan bersama sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
Editor : Fathurroji









