Binanews, Papua – Proses penjaringan bakal calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua periode 2026–2030 resmi memasuki tahap awal. Sebanyak enam dosen menyerahkan berkas pendaftaran kepada Tim Seleksi Penjaringan sebagai bagian dari proses pemilihan pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tersebut.
Penyerahan berkas berlangsung pada 10 Juli 2026 dan diterima langsung oleh Ketua Panitia Seleksi Penjaringan, Dr. H. Abdul Hafid Jusuf, M.M., didampingi Sekretaris Panitia H. Abu Ode Sita, S.Ag., M.Si.
Ketua Panitia menegaskan bahwa seluruh proses penjaringan dilakukan secara terbuka dan mengacu pada mekanisme yang telah ditetapkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kita menerima sosok-sosok terbaik yang ada di IAIN Fattahul Muluk Papua yang siap untuk mengikuti seluruh tahapan dalam proses penjaringan untuk bersama-sama menjalankan proses seleksi sesuai aturan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama,” ujarnya didampingi Sekretaris Panitia H. Abu Ode Sita, S.Ag, M.Si, 10 Juli 2026.
Pemilihan Rektor Bagian dari Regenerasi Kepemimpinan
Menurut Abdul Hafid, pergantian kepemimpinan merupakan proses yang wajar dalam sebuah institusi pendidikan tinggi. Karena itu, seluruh tahapan seleksi diharapkan dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan kepentingan bersama.
Ia mengingatkan bahwa proses pemilihan rektor bukan sekadar memilih seorang pemimpin, tetapi juga menentukan arah pengembangan perguruan tinggi dalam beberapa tahun ke depan.
“Kita harapkan hendaknya semua bakal calon rektor tetap mengutamakan kepentingan kampus kita di atas kepentingan pribadi, sehingga siapapun yang akan menjadi rektor nantinya akan membawa keberkahan untuk kita semua,” ucap Hafid yang juga menjabat sebagai Kepala Biro AUAK ini.
Enam Bakal Calon Ikuti Tahapan Seleksi
Tim Seleksi menerima berkas pendaftaran dari enam bakal calon rektor, yaitu:
- Dr. H. Faisal, M.HI.
- Dr. H. Marwan Sileuw, M.Pd.
- Dr. Ade Yamin, M.A.
- Dr. H. Talabudin Umkabu, M.Pd.
- Dr. M. Anang Firdaus, M.Fil.I.
- Dr. Amirullah, M.Ag.
Prosesi penyerahan berkas ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima dokumen sebagai tanda resmi dimulainya tahapan administrasi.
Selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi dan klarifikasi dokumen serta melanjutkan proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Tahapan tersebut bertujuan memastikan seluruh bakal calon memenuhi persyaratan administratif maupun ketentuan yang ditetapkan Kementerian Agama sebelum memasuki proses seleksi berikutnya.
Menutup proses penerimaan berkas, Abdul Hafid berharap siapapun yang nantinya terpilih mampu membawa kemajuan bagi IAIN Fattahul Muluk Papua dan memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Tanah Papua.
“Siapapun yang akan terpilih nantinya, semoga membawa kampus kita semakin berkembang untuk kemajuan pendidikan tinggi dan membawa semangat pengabdian di tanah Papua,” tutup Hafid.[]









