DPRD dan Pemkab Bogor Sepakati LKPJ, Bahas Perlindungan Adat

Prabu

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor menyepakati Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (6/5/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, didampingi jajaran pimpinan dewan. Hadir dalam agenda tersebut Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Jaro Ade, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah.

Dalam keterangannya, Rudy menjelaskan terdapat tiga agenda utama dalam rapat paripurna tersebut. Pertama, penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan prakarsa DPRD tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat. Kedua, penetapan keputusan DPRD terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025. Ketiga, penutupan masa persidangan kedua dan pembukaan masa persidangan ketiga tahun sidang 2025–2026.

Baca Juga:  Pemkab Bogor Penataan Pasar Parung Demi Kembalikan Fungsi Jalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seluruh rekomendasi DPRD terhadap LKPJ menjadi catatan penting bagi kami di Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Rudy.

Baca Juga:  Pemkab Bogor Kembangkan Kedelai untuk Perkuat Produksi Pangan

Ia menegaskan bahwa rekomendasi DPRD merupakan representasi aspirasi masyarakat yang mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, Rudy turut mengapresiasi inisiatif DPRD dalam mengusulkan Raperda tentang perlindungan masyarakat hukum adat. Menurutnya, keberagaman budaya dan karakteristik wilayah di Kabupaten Bogor merupakan kekayaan yang perlu dijaga melalui regulasi yang kuat.

“Bogor memiliki akulturasi budaya yang kuat dan karakteristik wilayah yang beragam. Ini adalah kekayaan yang harus kita jaga dan rawat bersama melalui regulasi yang tepat,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Bogor Buka Pelatihan Kerja Ke Luar Negeri Gratis

Lebih lanjut, Rudy menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Rapat paripurna tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa persidangan kedua DPRD Kabupaten Bogor Tahun Sidang 2025–2026 sebagai bagian dari siklus pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Berita Terkait

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan
Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB