Dari Mana Dana Kuliah Gratis? Suahasil Ungkap Rancangannya

Bisyral

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 15:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Jakarta-Kuliah gratis nampaknya mulai menemukan titik terang, Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan anggaran sekolah gratis dari dasar hingga kuliah yang disiapkan Presiden RI Prabowo Subianto akan diambil dari dana pendidikan Rp 824 triliun yang ada di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Menkeu Suahasil menjelaskan, anggaran pendidikan Rp 824 triliun yang sudah dirancang di RAPBN 2027 itu mencakup dana yang ada di Pemerintah Pusat maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Rp 824 triliun. Nah kita melihat bahwa 824 triliun ini kan ada yang di pusat, ada yang termasuk APBD,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Bank Indonesia (BI), dikutip Senin (28/9/2026).

Baca Juga:  Simbolis Hardiknas, Polemik di Dunia Pendidikan masih terjadi dimana-mana?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus untuk anggaran Pemerintah Pusat, dana pendidikan itu akan disebar di kementerian-lembaga terkait mulai dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Kementerian Agama (Kemenag), dan lain sebagainya.

Bendahara Negara mengatakan kalau Pemerintah kini menjalankan amanat UUD 1945 untuk menyiapkan anggaran pendidikan 20 persen. Namun saat ini mereka masih merancang skema terkait sekolah dan kuliah gratis.

“Nah, kita tahu output kita, angka partisipasi kasar sekian, angka partisipasi murni sekian, PISA score kita sekian, dan seterusnya. Jadi arahan dari Bapak Presiden adalah untuk membuat grand design. Grand design, coba lihat lagi, uang Rp 824 triliun satu tahun, tahun depan, itu bukan uang yang kecil,” paparnya.

Baca Juga:  17 Sekolah Nasional Terintegrasi di 14 Provinsi Kapan Mulai Beroperasi?

Lebih lagi Pemerintahan Presiden Prabowo juga sudah memiliki ekosistem pendidikan terkait mulai dari SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, Sekolah Terintegrasi, hingga Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Ada ekosistem yang luar biasa, ini tentu arahan untuk melakukan overview terhadap ini semua adalah arahan yang sangat-sangat penting dari Bapak Presiden kita. Kita sedang kerjakan dan pasti akan kita sampaikan ke masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berniat menggratiskan seluruh biaya pendidikan sekolah dan perguruan tinggi negeri. Ia ingin memastikan masyarakat tidak mengeluarkan biaya sepeserpun untuk menyekolahkan anak.

Dalam sambutannya di HUT ke-28 Partai Amanat Nasional, ia mengatakan akan segera mungkin menggelar rapat terbatas membahas rencana pendidikan gratis yang seluruh biayanya ditanggung pemerintah.

Baca Juga:  Kuliah Gratis di Universitas Negeri Mulai Dikaji, Kebutuhan Anggaran Hingga Rp93,7 Triliun

“Pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” tegas Prabowo.

Prabowo memastikan anggaran untuk membiayai pendidikan dari tingkat sekolah negeri sampai universitas negeri ada. Ia menekankan hal ini untuk menjawab pertanyaan pihak-pihak yang meragukan rencananya untuk menggratiskan sekolah dan kampus negeri.

Biaya tersebut akan diambil dari kekayaan negara yang dicuri para koruptor. Prabowo bertekad mengembalikan kerugian negara untuk dialihkan menjadi anggaran pendidikan.

“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri,” kata Prabowo.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB