Binanews.id | Bogor- Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam memenuhi hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari berbagai pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkotika.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam ucapannya memperingati Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026.
Tentu dengan adanya momentum Hari Anak Nasional ke-42 ini merupakan refleksi bagi kita semua untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadirkan perlindungan, kesehatan, serta ruang hidup yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekaligus memastikan mereka tumbuh di lingkungan yang bersih dari pengaruh negatif, khususnya bahaya narkotika,” ungkap Rudy Susmanto.
Rudy Susmanto juga menyampaikan bahwa anak merupakan anugerah dan titipan Allah SWT yang harus dijaga bersama.
Karena itu, seluruh pihak mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Menurutnya adanya generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia.
Oleh karena itu pemenuhan hak anak, perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, serta penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian bersama.
Pada momentum Hari Anak Nasional ini, Rudy juga memberikan semangat kepada seluruh anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak Kabupaten Bogor, agar terus belajar, bermimpi, dan berkarya demi meraih cita-cita.
“Teruslah belajar, bermimpi, dan berkarya. Kalian adalah harapan bangsa dan penentu masa depan Indonesia,” pesan Rudy.
Bupati Bogor berharap peringatan Hari Anak Nasional ke-42 menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang ramah anak.
Sehingga setiap anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.
Editor : Fathurroji









