Acan Guru dari Thailand Terpikat Nasi Liwet Leuwisadeng Bogor

Tim Redaksi

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 21:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor — Suasana sore yang hangat menjelang waktu magrib menyelimuti Saung Bambu DR2 Leuwisadeng, Bogor. Cahaya senja yang perlahan meredup berpadu dengan semilir angin pedesaan, menghadirkan nuansa tenang sekaligus akrab bagi para tamu yang hadir.

Di tempat sederhana bernuansa alam itu, lima orang guru dari Tamavitaya Mulnity School, Thailand, diajak menikmati hidangan khas Sunda yang sarat kehangatan: nasi liwet. Disajikan dalam kondisi hangat, hidangan tersebut dilengkapi beragam lauk menggugah selera, mulai dari ayam goreng, ikan asin, tempe dan tahu goreng, hingga goreng jengkol dan sambal yang menambah cita rasa.

Baca Juga:  Kebone DW, Resto Bernuansa Alam di Sukabumi Tawarkan Kuliner Tradisional

Kepala rombongan guru Thailand, Acan Aslam bin Sulong, tak menyembunyikan kekagumannya. Ia mengaku sangat terkesan dengan sajian yang mereka nikmati. “Nasi liwet sangat enak, rasanya khas dan membuat kami ingin mencobanya lagi,” ujarnya dengan penuh semangat.

Baca Juga:  Wedang Sendang Ayu di Pasar Ngasem, Tempatnya Kuliner Tradisional Khas Yogyakarta

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari sekadar mencicipi kuliner, momen tersebut menjadi ruang keakraban yang mengalir alami. Canda ringan dan obrolan hangat terjalin antara para guru Thailand dengan guru-guru dari Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami yang menyambut mereka dengan penuh keramahan. Suasana kekeluargaan terasa begitu kuat, seolah tidak ada sekat bahasa maupun budaya.

Baca Juga:  12 Kuliner Legendaris di Bekasi yang Bertahan Puluhan Tahun dan Bikin Kangen

Kunjungan ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi para tamu. Mereka tidak hanya menikmati kelezatan masakan khas Indonesia, tetapi juga merasakan langsung hangatnya sambutan dan nilai kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Di balik sepiring nasi liwet, tersimpan cerita tentang persahabatan lintas negara yang terjalin sederhana namun bermakna. Sebuah pengalaman yang tak hanya mengenyangkan, tetapi juga menghangatkan hati.[]

Berita Terkait

Area Kuliner Baru Kini Hadir di Lantai 2 Pasar Jambu Dua Kota Bogor
Sensasi Ngopi di Tengah Kebun Teh Sukha Kopi Sukabumi
Tahu Sumedang H. Didi, Jadi Menu Favorit Kuliner Jalur Sukabumi
Cari Kuliner Enak di Tapos? Dapoer 55 Jawabannya!
Kebone DW, Resto Bernuansa Alam di Sukabumi Tawarkan Kuliner Tradisional
Kue Putu dan Bandrek Susu Jahe Minuman Penghangat di Kawasan Puncak
Wedang Sendang Ayu di Pasar Ngasem, Tempatnya Kuliner Tradisional Khas Yogyakarta
Sop Sapi Haji Mamad Cibadak, Menu Sederhana Rasa Istimewa

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:13 WIB

Area Kuliner Baru Kini Hadir di Lantai 2 Pasar Jambu Dua Kota Bogor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Sensasi Ngopi di Tengah Kebun Teh Sukha Kopi Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Tahu Sumedang H. Didi, Jadi Menu Favorit Kuliner Jalur Sukabumi

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:03 WIB

Cari Kuliner Enak di Tapos? Dapoer 55 Jawabannya!

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:50 WIB

Kebone DW, Resto Bernuansa Alam di Sukabumi Tawarkan Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB