Perpisahan Haru, Pelajar Thailand Tidak Mau Tinggalkan Leuwiliang Bogor

Tim Redaksi

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 21:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor — Dua puluh satu pelajar dari Tamavitaya Mulnity School, Thailand, mengikuti kegiatan penutupan program pertukaran pelajar yang telah berlangsung selama dua pekan. Suasana haru pun menyelimuti ruangan Auditorium Gedung C Universitas Islam Bogor (UIB) saat program penutupan, Senin (20/4/2026) siang.

Selama berada di Indonesia, para pelajar tersebut mengikuti berbagai kegiatan akademik dan non-akademik di Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami Leuwiliang. Interaksi yang intens dengan para santri serta pengalaman belajar yang berkesan membuat mereka merasa betah tinggal di lingkungan pesantren.

Baca Juga:  BPI GTK, Beasiswa untuk Tingkatkan Kompetensi Guru Dan Calon Guru

Momen perpisahan menjadi titik paling emosional dalam rangkaian kegiatan ini. Suasana haru terlihat jelas ketika para siswi asal Thailand meneteskan air mata. Mereka saling merangkul dengan para santriwati Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami, seakan enggan berpisah setelah kebersamaan yang begitu dekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rasa keterikatan itu bahkan diungkapkan secara langsung oleh salah satu pelajar bernama Taranda Paokaday, salah seorang siswi, mengaku tidak ingin segera kembali ke negaranya. Ia berharap dapat tinggal lebih lama di Leuwiliang untuk melanjutkan kebersamaan yang telah terjalin.

Baca Juga:  Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta akan Punya Gedung KH Nasaruddin Umar

pertukaran pelajar thailand

Pimpinan Pesantren Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami, Dr. KH. Saiful Falah, M.Pd, menilai program ini memiliki dampak yang sangat positif, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga pembentukan karakter. “Kegiatan pertukaran pelajar ini sangat bermanfaat untuk menguatkan sikap saling menghormati, menghargai dan menguatkan prinsip hidup bersama dalam keragaman,” tuturnya kepada Binanews.id.

Program pertukaran pelajar ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya yang tidak hanya memperkaya pengalaman akademik, tetapi juga membangun kedekatan emosional antar peserta. Kebersamaan yang terjalin selama dua pekan tersebut meninggalkan kesan mendalam, baik bagi pelajar Thailand maupun para santri di Leuwiliang.

Baca Juga:  Acan Guru dari Thailand Terpikat Nasi Liwet Leuwisadeng Bogor

Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi pendidikan antarnegara dalam membangun pemahaman dan persahabatan global sejak usia dini. Kenangan yang tercipta selama program berlangsung pun dipastikan akan menjadi pengalaman berharga yang sulit dilupakan oleh seluruh peserta.[]

Berita Terkait

Dr. Faisal Rachmat Kembangkan Media Maze Tingkatkan Motorik Anak Berkebutuhan Khusus
36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Dr. Faisal Rachmat Kembangkan Media Maze Tingkatkan Motorik Anak Berkebutuhan Khusus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB