Guru Besar IPB University, Euis Sunarti Kembangkan Inovasi Sosial Kampung Ramah Keluarga

Tedy

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id. Okinawa— Berbagai persoalan keluarga yang semakin kompleks menuntut pendekatan yang tidak hanya memperkuat kapasitas keluarga, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan keluarga. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si., Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia (FISEMA) IPB University sekaligus inovator model Kampung Ramah Keluarga (KRK), terus mengembangkan inovasi sosial berbasis lingkungan kampung untuk memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Pengembangan KRK menjadi bagian dari kegiatan Fellowship Peningkatan Kapasitas Inovator IPB melalui program “Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Technology Parks Project” (PRIME STeP) IPB Tahun 2026 di Jepang, dengan pengayaan gagasan melalui kerja sama bersama University of the Ryukyus dan Chiba University, Jepang.

Baca Juga:  Uban Disebut Tanda Tubuh Melawan Kanker, Benarkah? Ini Penjelasan Dosen IPB

KRK dikembangkan dengan pemahaman bahwa semakin banyaknya tekanan, tantangan, tuntutan yang dihadapi keluarga juga keterbatasan dukungan sosial dapat meningkatkan kerentanan keluarga. Kondisi lingkungan tempat tinggal turut berperan dalam membentuk pengalaman dan kesejahteraan keluarga sehari-hari. Karena itu, kampung perlu dipandang bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang sosial yang dapat menjadi sumber dukungan dan penguatan ketahanan keluarga.

Baca Juga:  Mahasiswa S2 dan S3 Ilmu Keluarga IPB Perdalam Ketahanan Keluarga di Baduy

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembangan KRK diarahkan untuk menjadikan lingkungan kampung lebih aman, nyaman, dan mendukung interaksi sosial. Halaman rumah, jalur lingkungan, ruang komunal, dan area hijau berskala kecil dapat dimanfaatkan untuk aktivitas bersama, pembelajaran, serta interaksi lintas generasi.

Lingkungan ramah keluarga juga berpotensi mendukung kesehatan mental dengan menyediakan ruang untuk berinteraksi, beraktivitas, dan melepaskan beban dari tekanan keseharian. KRK tidak hanya berorientasi pada penataan fisik lingkungan, tetapi juga pada penguatan dukungan sosial dan pencegahan meningkatnya kerentanan keluarga.

Baca Juga:  IAIN Jadi UIN, Jangan Ubah Identitas Perguruan Tinggi Keagamaan

Melalui fellowship di Jepang, pengembangan KRK diperkaya dengan pembelajaran mengenai lingkungan dan lanskap yang mendukung kehidupan masyarakat. Kerja sama dengan University of the Ryukyus dan Chiba University diharapkan membuka peluang pengembangan inovasi sosial yang kontekstual bagi Indonesia, sehingga lingkungan kampung dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan, kesehatan mental, dan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. (Ted)

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor Dapat Bantuan Revitalisasi dari Presiden Prabowo
Bukan Karena Malas, Kepala Perpusnas Ungkap Penyebab Minat Baca Indonesia
Mahasiswa KKM IUQI Bogor Dorong Desa Cicadas Kelola Sampah dan Berkebun Mandiri
3.420 Paper dari 21 Negara Ramaikan AICIS+ 2026, Integrasi Keislaman dan Sains Jadi Fokus
IAIN Jadi UIN, Jangan Ubah Identitas Perguruan Tinggi Keagamaan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:53 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor Dapat Bantuan Revitalisasi dari Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Guru Besar IPB University, Euis Sunarti Kembangkan Inovasi Sosial Kampung Ramah Keluarga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Bukan Karena Malas, Kepala Perpusnas Ungkap Penyebab Minat Baca Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 05:46 WIB

Mahasiswa KKM IUQI Bogor Dorong Desa Cicadas Kelola Sampah dan Berkebun Mandiri

Jumat, 11 September 2026 - 07:30 WIB

3.420 Paper dari 21 Negara Ramaikan AICIS+ 2026, Integrasi Keislaman dan Sains Jadi Fokus

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB