Binanews.id | Bogor- Kekeringan melanda 10 kecamatan di Kabupaten Bogor sejak awal Juni tahun ini. Total keseluruhan mencapai 22.065 jiwa yang tersebar di 17 desa kesulitan air bersih.
“Adapun Total desa/kelurahan yang terdampak sebanyak 17 desa, kemudian total kecamatan sebanyak 10 kecamatan, total KK terdampak sebanyak 6.333 KK. Dan Total jiwa terdampak kekeringan sebanyak 22.065 jiwa,” kata Kabid Kedaruran dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani, Senin (13/07/2026).
Adam mengatakan bahwa pendistribusian air bersih ini sudah dilakukan di 41 titik terdampak kekeringan.
Adapun total air bersih yang sudah disalurkan sebanyak 200 ribu liter.
“Total titik distribusi 41 titik, total keseluruhan pendistribusian air bersih sampai saat ini sebanyak 200.000 Liter atau 40 ritase,” kata Adam.
Adam juga menyampaikan bahwa jumlah total wilayah dan jiwa terdampak itu merupakan data yang dilaporkan sejak awal Juni hingga 13 Juli.
Jumlah tersebut belum ditambah dengan data-data air bersih yang didistribusikan hari ini.
“Data di atas dicatat sejak 10 Juni-13 Juli. Untuk hari ini ada kegiatan distribusi air bersih di tiga desa yang berada di tiga kecamatan, yakni mulai dari Kecamatan Rancabungur, lalu Kecamatan Babakan Madang, dan terakhir Kecamatan Leuwisadeng,” ungkap Adam.









