Ummul Quro Buka Kegiatan Language Festival and Language Exhibition

Ahmad Thursina Roja

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor–Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami kembali membuka rangkaian kegiatan Language Festival and Language Exhibition melalui acara grand opening yang berlangsung meriah di Basement masjid pada Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh santri dan santriwati, para asatidz, serta Ketua Majelis Pengasuhan Santri yang turut meresmikan acara.

Grand opening tahun ini juga menghadirkan tamu undangan spesial, yaitu Ust. Muhammad Rizky Waluya, S.Sos., M.Comm., sebagai narasumber utama yang turut memeriahkan pembukaan festival tahunan tersebut.

Grand opening Language Festival menjadi penanda dimulainya berbagai rangkaian kegiatan yang berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa, kreativitas, serta bahasa sebagai representasi budaya. Pada tahun ini, Language Festival mengusung tema “Your Words, Your Power” yang membawa semangat baru dibandingkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tema tersebut dipilih sebagai dorongan bagi para santri untuk lebih aktif mengembangkan keterampilan berbahasa, meningkatkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan di era global.

Baca Juga:  Harapan Sederhana Guru: Yang Penting Ada Buat Bensin dan Kopi

Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia Language Festival, Ust. Muhammad Aulia Rahman. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa “Language Festival is not only about showing who is the best, but also a place for us to grow together.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Language Festival bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembelajaran bersama bagi seluruh santri untuk mengasah potensi, memperluas wawasan, dan menumbuhkan semangat berbahasa.

Setelah sambutan ketua panitia, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Majelis Pengasuhan Santri, Ust. Dian Firmansyah, S.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia dalam mempersiapkan acara serta harapan agar Language Festival mampu menjadi program yang memberikan dampak positif bagi perkembangan kemampuan bahasa santri. Beliau juga menekankan pentingnya bahasa sebagai bekal utama dalam menghadapi perkembangan zaman, baik dalam konteks akademik maupun kehidupan sosial.

Baca Juga:  Presiden Hadiri Resepsi 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Prosesi grand opening kemudian dilanjutkan dengan seremoni gunting pita sebagai simbol pembukaan resmi rangkaian Language Festival and Language Exhibition. Momen tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme dan disambut sorak semangat dari para santri yang telah memenuhi area kegiatan sejak awal acara. Seremoni ini menjadi simbol dimulainya berbagai agenda kebahasaan yang telah dinantikan oleh seluruh peserta.

Suasana acara semakin hidup saat sesi seminar dimulai bersama Ust. Muhammad Rizky Waluya, S.Sos., M.Comm. Dalam penyampaian materinya, beliau mengajak para santri untuk mengubah cara pandang terhadap bahasa. Menurut beliau, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas seseorang.

Baca Juga:  Mahasiswa KKM Kenalkan Buttertteok Guma ke Warga Desa Gunung Malang

“Bahasa bukan hanya komunikasi, tapi identitas,” ujar beliau di hadapan peserta seminar. Materi yang disampaikan mendorong para santri untuk lebih memahami pentingnya penguasaan bahasa sebagai sarana membangun karakter, membuka peluang, dan memperluas relasi di masa depan.

Setelah grand opening, Language Festival akan menghadirkan berbagai kompetisi dan agenda menarik, seperti Language Ambassador, Language Proficiency Test, Language Expo, dan Amazing Language Show, serta beberapa kegiatan lainnya yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan bahasa para peserta.

Melalui rangkaian kegiatan ini, panitia berharap seluruh santri dan santriwati dapat menyalurkan bakat, memperluas koneksi, serta memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya. Language Festival diharapkan tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi juga wadah pembentukan generasi santri yang unggul dalam kemampuan bahasa dan siap bersaing di tingkat global.

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB