Binanews.id | Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat pembenahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui proses seleksi ketat calon direksi PT Sayaga Wisata periode 2026–2031. Tahapan wawancara akhir bersama panitia seleksi (pansel) digelar di Hotel Horison Sayaga, Cibinong, Selasa (12/5/2026).
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin langsung proses wawancara tahap final tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan jajaran direksi yang profesional, berintegritas, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Rudy mengungkapkan bahwa proses seleksi kini telah mengerucut dari 15 kandidat menjadi tiga nama terbaik yang dinilai memenuhi kualifikasi kepemimpinan dan kemampuan manajerial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari 15 calon direksi, saat ini sudah mengerucut menjadi tiga nama. Kami di sini menyampaikan arah kebijakan dan gambaran besar pengembangan PT Sayaga Wisata ke depan,” ujar Rudy Susmanto.
Dalam arahannya, Rudy menegaskan bahwa PT Sayaga Wisata harus mampu bertransformasi menjadi BUMD yang sehat, produktif, dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, keberadaan BUMD tidak boleh hanya berjalan secara administratif, tetapi harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui pengelolaan aset dan pengembangan unit usaha yang inovatif.
“BUMD tidak boleh merugi. Harus ada keuntungan dan kontribusi nyata terhadap daerah. Karena itu, kinerjanya akan terus kami evaluasi setiap tahun,” tegas Rudy.
Ia juga menekankan bahwa strategi bisnis PT Sayaga Wisata ke depan tidak boleh hanya bertumpu pada sektor perhotelan semata. Pemerintah daerah mendorong direksi baru nantinya untuk lebih agresif mengembangkan potensi wisata lain yang dimiliki Kabupaten Bogor.
Beberapa sektor yang menjadi perhatian di antaranya pengelolaan pemandian air panas, optimalisasi destinasi Goa Gudawang, pengembangan rest area, hingga penguatan unit usaha jasa perjalanan wisata (tour and travel).
Rudy berharap, melalui proses seleksi yang objektif dan kompetitif ini, PT Sayaga Wisata mampu menghadirkan tata kelola perusahaan yang lebih profesional sekaligus meningkatkan daya saing BUMD di sektor pariwisata.
“Potensi wisata Kabupaten Bogor sangat besar. Tinggal bagaimana dikelola secara serius, profesional, dan mampu menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta daerah,” pungkasnya.









