Perjalanan Rumah Pendidikan Menjadi Juara Dunia WSIS Prizes 2026

Bisyral

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Dunia pendidikan Indonesia baru saja menorehkan tinta emas di kancah internasional. Pertama kalinya sejak tahun 2012, inovasi teknologi asal Indonesia berhasil mendapat penghargaan tertinggi sebagai Juara Pertama dalam ajang bergengsi World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 untuk kategori e-Government.

Ajang prestisius ini diselenggarakan langsung oleh International Telecommunication Union (ITU), sebuah badan khusus di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Penghargaan internasional tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, yang mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Jenewa, Swiss, pada Sabtu (11/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prestasi ini terasa luar biasa mengingat superaplikasi besutan tanah air ini harus bersaing ketat di kancah global.

Baca Juga:  Pendidikan Bermutu untuk Semua Wujudkan Asta Cita Presiden

Penghargaan internasional ini diraih setelah menyisihkan 1.596 inovasi digital dari 122 negara. Dari seluruh inovasi yang diajukan, dewan juri internasional menetapkan 360 nominasi.

Selanjutnya, berdasarkan lebih dari 2,2 juta suara publik, terpilih 90 Champion Project. Pada tahap akhir, dewan juri yang terdiri atas para pakar menetapkan 18 Winner dan 72 Champion pada 18 kategori WSIS Action Lines yang diperlombakan.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi transformasi digital pendidikan Indonesia sekaligus memperlihatkan bahwa inovasi pelayanan publik Indonesia mampu bersaing dan memperoleh pengakuan di tingkat global.

WSIS Prizes merupakan bagian dari implementasi World Summit on the Information Society (WSIS) yang diselenggarakan oleh ITU bersama berbagai badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga:  Mentalitas Miskin di Balik Judi Online

Setiap tahun, penghargaan ini memilih proyek-proyek terbaik dunia yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan melalui 18 kategori WSIS Action Lines.

Di antara seluruh kategori tersebut, Action Line C7: e-Government merupakan salah satu kategori paling bergengsi karena menilai bagaimana pemerintah memanfaatkan teknologi digital untuk menghadirkan layanan publik yang lebih efektif, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Di balik penghargaan tersebut terdapat kerja bersama yang panjang. Mulai dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan dan melalui teknologi.

Kepemimpinan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam mendorong transformasi digital pendidikan, hingga dedikasi para guru, tenaga kependidikan, pengembang teknologi, pemerintah daerah, mitra, dan seluruh tim.

Baca Juga:  Anggaran Kemendikdasmen 2027 Capai Rp61,1 Triliun. Apa Program Prioritasnya?

Kemendikdasmen yang menghadirkan Rumah Pendidikan.

Pada akhirnya, penghargaan ini bukanlah garis akhir. Ia merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

Sebab ukuran keberhasilan transformasi digital bukanlah banyaknya teknologi yang dibangun, melainkan semakin banyaknya anak Indonesia yang memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik.

Rumah Pendidikan telah membawa Indonesia menjadi Winner (Juara Pertama) WSIS Prizes 2026.

Tantangan selanjutnya adalah memastikan bahwa setiap inovasi digital benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi setiap guru, setiap sekolah, dan setiap anak Indonesia—di mana pun mereka berada.

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB