BInanews.id | Cianjur – Universitas Islam Bogor (UIB) Ummul Qura Al-Islami menggelar kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Kecamatan Cijati, Cianjur Selatan, Minggu (17/5/2026), sebagai bagian dari penguatan kerja sama tridarma perguruan tinggi menuju visi besar universitas tahun 2030.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penjaringan calon mahasiswa baru, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam pengembangan penelitian, pengabdian masyarakat, serta perluasan relasi kelembagaan bersama sejumlah pondok pesantren di wilayah Cianjur Selatan, Jawa Barat.
Program ini melibatkan dosen, mahasiswa, hingga unsur pimpinan kampus sebagai bentuk implementasi nyata tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia dan penguatan pendidikan berbasis masyarakat pesantren.
Salah satu bentuk pengembangan kerja sama yang ditawarkan ialah pembukaan kelas hybrid di wilayah Cianjur Selatan. Selain itu, UIB Ummul Qura juga menawarkan program penelitian dosen dan pengabdian masyarakat yang melibatkan warga sekitar bersama Pondok Pesantren Darul Karomah yang dipimpin oleh KH. Habibi, S.E.
Sekretaris Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) UIB Ummul Qura sekaligus perwakilan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. Faisal Rachmat, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka prospek besar bagi pengembangan Program Studi BKPI, khususnya dalam mencetak lulusan yang mampu berkiprah sebagai konselor pesantren maupun pendamping sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini memberikan prospek yang baik bagi Prodi BKPI UIB Ummul Qura, terutama peluang karier bagi lulusan untuk berperan sebagai konselor pondok pesantren dan konselor sosial di masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIB Ummul Qura, Lukman Hakim, M.Sos., menilai kerja sama dengan pesantren di wilayah Cianjur Selatan menjadi peluang strategis dalam mengembangkan potensi mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah (MD).
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki kontribusi nyata bagi kemajuan pesantren dan masyarakat.
“Peluang kerja sama dan sosialisasi PMB bersama Ponpes Darul Karomah dapat memberikan ruang bagi mahasiswa Manajemen Dakwah untuk mengembangkan potensi dan melahirkan lulusan yang mampu berperan bagi kemajuan pesantren di wilayah Cianjur Selatan,” ungkap Lukman Hakim.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Darul Karomah, KH. Habibi, S.E., mengaku antusias terhadap kegiatan sosialisasi kampus tersebut. Ia melihat tingginya minat para santri dan santriwati untuk melanjutkan pendidikan sarjana ke UIB Ummul Qura, khususnya pada Program Studi BKPI dan Manajemen Dakwah.
Menurutnya, sistem pembelajaran hybrid yang diperkenalkan oleh tim PMB UIB Ummul Qura menjadi solusi yang relevan bagi kebutuhan pendidikan masyarakat Cianjur Selatan.
“Santri-santriwati sangat antusias mengenal fasilitas pembelajaran jarak jauh melalui sistem hybrid yang ditawarkan UIB Ummul Qura,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Kepala Biro BPK3 UIB Ummul Qura sekaligus bagian sekretariat PMB, M. Khulaefi. Ia menilai kegiatan sosialisasi ini mampu menjangkau kebutuhan masyarakat Cianjur Selatan dalam mengembangkan minat, bakat, serta kualitas sumber daya manusia di daerahnya.
Di sisi lain, Kepala Humas Pondok Pesantren Darul Karomah, Qodri, M.Esy., menuturkan bahwa kehadiran UIB Ummul Qura memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih fleksibel melalui sistem hybrid.
“Kegiatan sosialisasi kampus UIB Ummul Qura sangat bermanfaat bagi santri, santriwati, dan masyarakat sekitar Cianjur Selatan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan melalui sistem hybrid,” katanya.
Melalui kegiatan ini, UIB Ummul Qura Al-Islami menunjukkan komitmennya untuk terus memperluas jejaring pendidikan, memperkuat pengabdian masyarakat, serta menghadirkan akses pendidikan tinggi yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat hingga wilayah pelosok Jawa Barat.








