Pendaftaran CPNS Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka 18 Agustus, Siapkan 4.770 Formasi

Bisyral

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Pendaftaran CPNS melalui sekolah kedinasan 2026 sebentar lagi dibuka. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan pendaftaran seleksi sekolah kedinasan 2026 berlangsung mulai 18 hingga 30 Agustus 2026.

Informasi tersebut disampaikan BKN melalui akun Instagram resminya. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN milik BKN.

Calon peserta sebaiknya tidak terburu-buru mengisi formulir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca lebih dulu syarat masing-masing sekolah kedinasan. Sebab, setiap instansi bisa memiliki ketentuan yang berbeda.

Jadwal Seleksi Sekolah Kedinasan 2026

Tahapan awal seleksi sudah disusun BKN. Berikut jadwalnya:

* Pengumuman seleksi: 15-24 Agustus 2026
* Pendaftaran seleksi: 18-30 Agustus 2026
* Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
* Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2-3 September 2026

Setelah lolos administrasi, peserta akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai ketentuan masing-masing sekolah kedinasan.

Baca Juga:  Pemkab Bogor Menyerahkan Bendera Merah Putih ke-40 Kecamatan

Pemerintah Siapkan 4.770 Formasi

Tahun ini pemerintah menyiapkan 4.770 formasi CPNS melalui seleksi sekolah kedinasan.

Seleksi tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan penggunaan CAT ditujukan untuk menjaga proses seleksi agar berlangsung transparan dan berdasarkan kemampuan peserta.

“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Rini di Jakarta, Jum’at (14/8/2026).

Ada pesan lain yang tidak kalah penting.

Peserta diminta tidak percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan.

“Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” kata Rini.

Baca Juga:  Kurangi Pengangguran, Wakil Wali Kota Bogor Resmikan Balai Pelatihan CPMI Angkatan 2026

Rincian Formasi Sekolah Kedinasan 2026

Sebanyak 4.770 formasi tersebut tersebar di sejumlah sekolah kedinasan.

Rinciannya:

* Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN): 1.410 formasi
* 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi
* Politeknik Keuangan Negara STAN: 1.000 formasi
* Politeknik Siber dan Sandi Negara (BSSN): 50 formasi
* Politeknik Statistika STIS: 564 formasi
* Politeknik Pengayoman Indonesia: 250 formasi
* Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi
* Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG): 130 formasi
* Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN): 100 formasi

Jumlah formasi terbesar berada di IPDN, disusul PKN STAN dan sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Bagi calon peserta CPNS sekolah kedinasan 2026, waktu pendaftaran sebenarnya cukup panjang, yakni 18-30 Agustus.

Baca Juga:  Rudy Susmanto akan Siapkan Revitalisasi Madrasah Pada 2027

Tetapi jangan menjadikan 30 Agustus sebagai hari untuk mulai bergerak.

Dokumen perlu disiapkan sejak sekarang. Persyaratan harus dibaca satu per satu. Portal pendaftaran juga sebaiknya tidak baru dibuka ketika batas waktu tinggal beberapa jam.

Kesalahan kecil dalam administrasi bisa membuat peserta gagal sebelum berhadapan dengan soal CAT.

Rini juga mengingatkan peserta untuk mempersiapkan kompetensi, menjaga integritas, dan mengikuti seluruh tahapan sesuai aturan.

Orang tua pun diharapkan memberikan dukungan. Bukan mencarikan jalan pintas, melainkan membantu anak menghadapi seleksi dengan sehat dan percaya diri.

Sebab dalam seleksi sekolah kedinasan 2026, yang dicari bukan sekadar orang yang ingin menjadi ASN.

Yang dibutuhkan adalah calon aparatur yang siap belajar, disiplin, kompeten, dan memiliki integritas.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan
Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB