Binanews.id | Bogor- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat sektor pendidikan, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan yakni melalui integrasi fasilitas pendidikan dengan sarana pendukung di lingkungan sekitar.
Pemkot Bogor mendorong integrasi lahan SMAN 11 dengan Lapangan Olahraga Kayumanis untuk mendukung pengembangan untuk fasilitas pendidikan sekaligus aktivitas olahraga bagi siswa dan masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dibawah kepemimpinan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Pemkot Bogor juga melakukan integrasi Lapangan Olahraga Yasmin dengan SMAN 10.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalisasikan pemanfaatan aset dan ruang publik agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kegiatan belajar mengajar serta pengembangan ilmu bagi peserta didik.
Kini Pemkot Bogor mulai memberikan perhatian lebih terhadap siswa dari keluarga kurang mampu yang menempuh pendidikan di sekolah swasta.
Mulai di tahun 2026, sebanyak 2.000 siswa dan siswi akan mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp3 juta per siswa setiap tahun.
Program bantuan pendidikan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemkot Bogor dalam menghadirkan pemerataan akses pendidikan, sehingga setiap anak di Kota Bogor.
Dan siswa dan siswi yang tidak mampu dapat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkot Bogor terus berupaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, meningkatkan kualitas SDM, serta mendukung terwujudnya generasi Kota Bogor yang cerdas dan berdaya saing.









