Mahasiswa IUQI Bogor Dalami Penanganan ODGJ di RS Marzuki Mahdi

Irwan Maulana

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 06:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Binanews.id | Bogor — Upaya meningkatkan pemahaman terhadap kesehatan mental terus dilakukan kalangan akademisi. Salah satunya melalui kegiatan kunjungan observasi yang dilakukan mahasiswa IUQI Bogor ke RS Marzuki Mahdi, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada observasi pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sekaligus menjadi sarana edukasi dan deteksi dini terhadap berbagai gejala gangguan kejiwaan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami lebih dalam penanganan gangguan mental, baik dari sisi konseling maupun medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beragam kondisi kejiwaan menjadi perhatian dalam observasi tersebut, mulai dari depresi, PTSD, psikosis, psikoneurosis, waham, delusi, panic disorder, hingga skizofrenia. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga gambaran nyata terkait penanganan pasien di lapangan.

Baca Juga:  Siswa RI Borong Prestasi di Olimpiade Geografi Internasional, Perkenalkan Sistem Ronda

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan sejak 2022 bagi mahasiswa IUQI Bogor, khususnya Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI). Sekretaris Prodi BKPI IUQI, Dr. Faisal Rachmat, M.A., menyebut kegiatan ini penting untuk membuka wawasan sekaligus peluang karier mahasiswa di bidang konseling kesehatan.

“Kegiatan ini memberikan prospek bagi mahasiswa, khususnya dalam melihat peluang karier sebagai konselor kesehatan,” ujarnya.

Sekretaris Prodi BKPI IUQI, Dr. Faisal Rachmat, M.A.

Dari pihak rumah sakit, apresiasi juga disampaikan oleh Ibu Dewi Mustika, M.Psi., yang mewakili Direktur RS Marzuki Mahdi Bogor. Ia mengaku senang melihat antusiasme mahasiswa dalam mempelajari layanan kesehatan mental secara langsung.

Baca Juga:  Gernas RANA Diluncurkan, Perkuat Perlindungan Anak di Pesantren dan Madrasah

“Kami sangat mengapresiasi minat belajar mahasiswa IUQI, khususnya Prodi BKPI, dalam mengenal berbagai fasilitas layanan di RS Marzuki Mahdi, baik psikiatri, psikologi, terapi, maupun non-psikiatri,” ungkapnya.

Sementara itu, Ibu Rini, psikolog yang bertugas di rumah rehabilitasi pasien ODGJ, menjelaskan bahwa program rehabilitasi di RS Marzuki Mahdi tidak hanya berfokus pada pemulihan medis, tetapi juga pada penguatan aspek psikososial pasien.

Menurutnya, pasien dengan kategori gangguan ringan hingga sedang diberikan berbagai kegiatan produktif, seperti menanam tanaman dengan metode hidroponik hingga membuat adonan roti yang kemudian dipasarkan di lingkungan rumah sakit.

Baca Juga:  Perluas Jejaring, UIB Bogor dan UNIDA Gontor Jalin Kerja Sama

“Pasien juga diedukasi untuk merawat diri, mandiri, bersosialisasi, dan berwirausaha. Harapannya, saat dinyatakan pulih secara medis, mereka sudah siap kembali ke masyarakat dengan kondisi yang mandiri,” jelasnya.

Para mahasiswa pun merasakan manfaat besar dari kegiatan ini. Mereka mengaku observasi langsung ke ruang perawatan pasien ODGJ membantu memahami gejala awal gangguan kejiwaan serta langkah penanganan dini yang tepat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepekaan sosial dalam menghadapi persoalan kesehatan mental di masyarakat.[]

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB