Lamine Yamal Berulang Tahun Hari Ini, Kado Terbaiknya Menanti di Dallas

Ahmad Thursina Roja

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 21:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Arlington–Lamine Yamal merayakan ulang tahunnya yang ke-19 pada Senin (13/7/2026). Kado terbaiknya belum tiba. Hadiah itu baru bisa ia jemput sehari kemudian di Dallas Stadium, Arlington, Texas, ketika Spanyol menantang Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.

Bagi bintang muda Barcelona itu, laga melawan Prancis selalu punya arti khusus. Dua tahun lalu, beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-17, ia melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti ke gawang Prancis pada semifinal Euro 2024. Gol itu menjadikannya pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Eropa, dan Spanyol melaju hingga menjadi juara. Kini kedua tim bertemu lagi di babak yang sama, di panggung yang lebih besar.

Perjalanan La Roja menuju empat besar tidak selalu mulus. Mereka dibuka dengan hasil imbang melawan Cape Verde yang mengundang tekanan besar. Jawaban datang pada laga kedua ketika Arab Saudi dihancurkan 4-0 di Atlanta, Minggu (21/6/2026). Yamal membuka pesta gol pada menit ke-10 lewat penyelesaian dingin, gol pertamanya di Piala Dunia, yang menurut catatan ESPN menjadikannya salah satu pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen sejak era Pele.

Baca Juga:  Penyebab Utama Oli Pada Mesin Mobil Cepat Berkurang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemenangan atas Uruguay memastikan Spanyol lolos sebagai juara Grup H. Di babak gugur, mesin mereka semakin panas. Austria dilibas 3-0 di babak 32 besar. Portugal, yang dikapteni Cristiano Ronaldo di Piala Dunia terakhirnya, disingkirkan 1-0 lewat gol telat Mikel Merino di babak 16 besar. Belgia menyusul jadi korban dengan skor 2-1 pada perempat final di Los Angeles, Jumat (10/7/2026), lagi-lagi berkat gol penentu Merino. Hasil itu membawa Spanyol ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjuarai turnamen pada 2010.

Di tengah skuad juara Eropa itu, semua sorotan tetap mengarah ke pemuda yang baru saja meninggalkan usia belasan awal. Siapa sebenarnya Lamine Yamal?

Kisahnya bermula di Rocafonda, kampung kelas pekerja di kota Mataro, pinggiran Barcelona. Yamal lahir pada 13 Juli 2007 dari pasangan Mounir Nasraoui, perantau asal Maroko, dan Sheila Ebana yang berdarah Guinea Ekuatorial. Setiap kali mencetak gol, ia membentuk angka 304 dengan jari-jarinya, tiga digit terakhir kode pos Rocafonda, sebagai penghormatan untuk kampung halamannya.

Baca Juga:  Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Takdirnya seakan tertulis sejak bayi. Pada 2007, fotografer sebuah kegiatan amal UNICEF memotret bayi Yamal yang sedang dimandikan oleh seorang pemain muda Barcelona bernama Lionel Messi. Foto itu viral bertahun-tahun kemudian, ketika bayi dalam bak mandi itu tumbuh menjadi pewaris nomor punggung 10 yang pernah dikenakan sang legenda di Camp Nou.

Barcelona merekrutnya ke akademi La Masia pada usia tujuh tahun. Pada April 2023, pelatih Xavi Hernandez memberinya debut di tim utama saat usianya baru 15 tahun, menjadikannya salah satu pemain termuda yang pernah tampil untuk klub raksasa Catalonia itu. Lima bulan berselang, ia mencatatkan debut sekaligus gol pertama untuk timnas Spanyol di usia 16 tahun, memecahkan rekor pemain dan pencetak gol termuda sepanjang sejarah La Roja.

Puncaknya datang pada Euro 2024. Yamal menjadi pemain termuda dalam sejarah turnamen itu, mencetak gol semifinal yang dikenang sebagai salah satu gol terbaik dekade ini, lalu mengangkat trofi juara sambil menyandang predikat pemain muda terbaik. Penghargaan pribadi terus mengalir, dari Golden Boy hingga Kopa Trophy, dan pada 2025 ia finis di urutan kedua Ballon d’Or di belakang Ousmane Dembele, pemain yang akan berdiri di seberang lapangan pada Selasa nanti.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Bogor Ajukan 274 Formasi CPNS 2026, Ini Waktu Pendaftarannya!

Duel melawan Prancis menghadirkan pertarungan dua generasi. Di satu sisi ada Kylian Mbappe, 27 tahun, kapten yang sudah mengoleksi delapan gol di turnamen ini dan mengejar trofi keduanya. Di sisi lain ada Yamal, 19 tahun, wajah masa depan sepak bola dunia yang belum pernah merasakan final Piala Dunia. Pemenangnya melaju ke New Jersey pada 19 Juli untuk menghadapi pemenang laga Inggris kontra Argentina.

Dua tahun lalu di Munich, bocah 16 tahun dari Rocafonda mematahkan hati Prancis. Di Dallas, sehari setelah meniup lilin ke-19, ia berkesempatan mengulanginya di panggung yang paling didambakan semua pesepak bola.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Kota Bogor Bidik 100 Medali Emas di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
Indonesia Vs Bangladesh: Garuda Menang 9-2, Lolos Ke Final FIFA ASEAN Cup
Emas Pertama Datang dari Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026
NPCI Kabupaten Bogor Bidik 26 Emas di Pekan Paralimpik Daerah
Tiga Jogging Track Lari Pagi, Olahraga Favorit di Kota Bogor
Pada Piala AFF 2026 : Timnas Indonesia Gagal Ke Semifinal
Lawan Singapura, Mitchell Baker: Peluang Timnas ke Semifinal Piala AFF 2026 Masih Terbuka

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Kota Bogor Bidik 100 Medali Emas di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Indonesia Vs Bangladesh: Garuda Menang 9-2, Lolos Ke Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 25 September 2026 - 16:32 WIB

Emas Pertama Datang dari Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 22 September 2026 - 20:03 WIB

NPCI Kabupaten Bogor Bidik 26 Emas di Pekan Paralimpik Daerah

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB