Kuota SMP Negeri Capai 7 Ribu, Siswa Kategori Miskin Jadi Prioritas SPMB di Kota Bogor

Bisyral

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Kuota penerimaan siswa yang hendak masuk ke SMP Negeri di Kota Bogor mencapai 7 ribu. Kursi ini dipriroritaskan untuk masyarakat yang tergolong miskin.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjelaskan yang dimaksud warga miskin adalah mereka yang status ekonominya tergolong desil satu sampai lima.

“Iya tentu mereka kami prioritaskan. Untuk kouta SMP Negeri sendiri lebih kurang 7.160 siswa. Jumlah kelulusan SD kurang lebih 17 ribu siswa,” ungkap Dedie.

Baca Juga:  Wali Kota Bogor Tinjau Lokasi Korban Longsor di Pasirjaya Bogor Barat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah SMP Negeri di Kota Bogor saat ini sebanyak 23 sekolah. Mereka yang tidak lolos pada SPMB 2026 disarankan untuk masuk sekolah swasta.

Pemerintah Kota Bogor sudah memberikan 2.000 beasiswa bagi siswa yang ditolak SMP Negeri. Masing-masing mendapatkan bantuan senilai Rp3 juta.

“Daya tampung swasta itu ada 8.000 jadi nanti sudah tidak adalagi isu Kota Bogor kekurangan bangku sekolah karena semuanya bisa terakomodir,” jelas Dedie.

Baca Juga:  Pepi Januar Pelita: Dari Krisis Koperasi, Menjadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi mengungkapkan sudah ada 67 sekolah swasta yang bekerja sama dalam program beasiswa pendidikan ini.

“Sebanyak 46 swasta umum dan 21 madrasah tsnawiyah. Kami sudah ber MOU dengan mereka jumlahnya 67,” ungkap Harry, Rabu, 13 Mei 2026.

Baca Juga:  Tarif Transjabodetabek Naik, Tak Lagi Flat Rp3.500

Harry menjelaskan sekolah swasta ini akan masuk dalam pilihan ketiga pada server SPMB tahun ini. Mereka yang masu kriteria bisa langsung masuk ke sekolah swasta.

“Kriterianya itu tadi desil satu sampai lima dia akan langsung masuk ke sekolah swasta yang sudah bekerja sama sehingga mereka bisa sekolah gratis,” pungkasnya (bay)

Berita Terkait

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak
Waste Station Rekosistem, Perkuat Ekosistem Persampahan dari Hulu Ke Hilir

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB