Kemah Bahasa Arab 2026 di IUQI Bogor Perkuat Solidaritas Mahasiswa PBA

Tim Redaksi

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor – Kemah Bahasa Arab 2026 yang digelar di Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor resmi dibuka pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPW II ITHLA ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat solidaritas mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sekaligus membangun budaya akademik dan intelektualitas mahasiswa bahasa Arab dari berbagai perguruan tinggi di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Mengusung tema “Neo Solidarisme: Rekristalisasi Kultur Arabiyah ITHLA Sebagai Basis Penguatan Solidaritas Orientasi Intelektualitas”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, dengan lokasi utama di Universitas Islam Bogor dan Vila Pamijahan, Kabupaten Bogor.

KBA 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab

Kemah Bahasa Arab atau KBA ITHLA 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan organisasi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, pertukaran gagasan, dan pengembangan kompetensi akademik mahasiswa PBA.

Baca Juga:  IUQI Book Fair 2026 Hadirkan 100 Ribu Buku dan Ragam Workshop Literasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia pelaksana bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HIMMPRO PBA) IUQI Bogor. Rangkaian pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Indonesia Raya, Hymne IUQI, dan Mars ITHLA, yang menambah suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Ketua Pelaksana Nurlaila Fitriani Shofariah mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini dan kepada seluruh peserta yang hadir. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan teman-teman ITHLA selalu menjadikan Kabupaten Bogor sebagai rumah untuk kembali bertemu,” ujarnya.

Perbedaan Latar Belakang Jadi Kekuatan ITHLA

Ketua HIMMPRO PBA IUQI Bogor M. Fazbahadef Billah mengajak seluruh peserta menjadikan keberagaman kampus dan pengalaman organisasi sebagai kekuatan bersama dalam membangun ITHLA.

Baca Juga:  Bekali 462 Mahasiswa KKM 2026, UIB Arahkan Pengabdian Kolaboratif

Ia mengibaratkan organisasi seperti kepingan lego yang baru memiliki nilai ketika disatukan. Menurutnya, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi memiliki pengalaman dan pemikiran yang berbeda, namun keberagaman itulah yang dapat memperkuat organisasi mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab.

Pesan serupa disampaikan Ketua DPW II ITHLA, Muhammad Muniruddin, yang mengingatkan peserta agar tidak hanya membawa pulang dokumentasi kegiatan, tetapi juga relasi, pengalaman, dan wawasan baru yang bermanfaat bagi pengembangan diri dan organisasi.

Mewakili Ketua Umum ITHLA Indonesia, Sekretaris Jenderal DPP ITHLA, Faqih Hizbulloh, menilai tema Neo Solidarisme bukan sekadar slogan kegiatan.

Menurutnya, solidaritas mahasiswa bahasa Arab harus berjalan beriringan dengan budaya akademik, sehingga ilmu pengetahuan dapat berkembang melalui diskusi, kolaborasi, dan pertukaran gagasan ilmiah di lingkungan organisasi mahasiswa.

IUQI Bogor Dukung Pengembangan Calon Guru Bahasa Arab

Dukungan penuh juga datang dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IUQI Bogor. Kaprodi PBA IUQI, Dr. Fatchiatuzahro, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur karena kampusnya dipercaya menjadi tuan rumah Kemah Bahasa Arab 2026.

Baca Juga:  KKM 22 IUQI Tekankan Etika Pengabdian di Leuweungkolot

Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa untuk terus belajar, memperkuat silaturahmi, serta membangun karakter sebagai calon pendidik bahasa Arab yang unggul dan berintegritas.

Sementara itu, Wakil Dekan FTIK IUQI, Dr. Muh. Abrar, M.Hum., menegaskan komitmen kampus dalam mendukung berbagai kegiatan pengembangan mahasiswa dan menyatakan kesiapan IUQI untuk kembali menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan berikutnya.

Nilai Edukatif Kemah Bahasa Arab 2026

Kegiatan Kemah Bahasa Arab 2026 di IUQI Bogor memiliki nilai edukatif yang penting bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, karena memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas melalui:

  • Diskusi ilmiah lintas kampus
  • Penguatan kepemimpinan mahasiswa
  • Pengembangan kemampuan komunikasi
  • Kolaborasi organisasi mahasiswa
  • Peningkatan wawasan kebahasaan dan kependidikan

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi pendidik bahasa Arab yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki solidaritas, integritas, dan kemampuan berkolaborasi untuk memajukan pendidikan Islam dan pendidikan bahasa Arab di Indonesia.[]

 

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB