Binanews.id | Bogor- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini dilaksanakan di Alexandria Islamic School. Momentum perayaan kemerdekaan tersebut menjadi semakin istimewa bagi Ainul Yaqin. Selain turut merayakan kemerdekaan dengan mengenakan pakaian adat Jawa, kebahagiaannya semakin lengkap setelah berhasil menyelesaikan pendidikan pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Indonesia dengan meraih IPK 3,80 dan memperoleh predikat pujian.
Semangat memperingati kemerdekaan sekaligus kecintaan terhadap keberagaman budaya Indonesia dituangkan Ainul melalui unggahan di akun Instagram @ainulyaqin007. Dalam unggahan tersebut, ia menampilkan perjalanan mengenakan pakaian adat selama beberapa tahun sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya Nusantara.
Pada 17 Agustus 2024, Ainul mengenakan pakaian adat Betawi lengkap dengan celana boim dan selendang. Ia memilih busana tersebut karena lahir dan besar di Jakarta.
Setahun kemudian, pada 17 Agustus 2025, ia mengenakan pakaian adat Madura atau baju pesa’an. Pemilihan busana tersebut berkaitan dengan latar belakang keluarganya yang merupakan keturunan Madura.

Sementara pada peringatan HUT ke-81 RI, 17 Agustus 2026, Ainul memilih mengenakan pakaian adat Jawa berupa beskap. Menurutnya, busana tersebut merepresentasikan nilai-nilai masyarakat Jawa yang dikenal dengan sikap kalem, sopan santun, tata krama, serta sikap suka mengalah.
“Semoga perilaku dan sikap saya bisa menyesuaikan dengan pakaian adat Jawa yang saya pakai,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Kebahagiaan Ainul dalam momentum kemerdekaan tahun ini semakin bertambah dengan pencapaian akademiknya. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Indonesia dengan meraih IPK 3,80 dan memperoleh predikat pujian.
Prestasi tersebut menjadi salah satu bentuk rasa syukur sekaligus kebanggaan tersendiri di tengah suasana perayaan kemerdekaan. Bagi Ainul, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan dengan atribut merah putih, tetapi juga sebagai kesempatan untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dalam unggahannya, ia juga menyampaikan harapan agar Indonesia semakin berdaulat, adil, dan makmur. Semangat tersebut kemudian dipadukan dengan pesan Bhinneka Tunggal Ika, bahwa perbedaan suku, adat, budaya, dan bahasa merupakan kekayaan yang harus terus dijaga.
Ia turut mengutip ungkapan Jawa, “Sura dira Jaya ning rat lebur dening Pangastuti,” yang dimaknai sebagai pesan bahwa kebencian, kemarahan, dan keras hati dapat diluluhkan oleh kelembutan, kebijaksanaan, serta kesabaran.
Dengan mengenakan pakaian adat Jawa dan merayakan pencapaian akademik, HUT ke-81 RI menjadi momentum penuh makna bagi Ainul Yaqin. Kebahagiaan kemerdekaan tahun ini terasa semakin lengkap karena diiringi rasa syukur atas pencapaian pendidikan yang telah diraihnya.
Merdeka bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga tentang terus berjuang menjadi pribadi yang lebih baik, berpendidikan, dan bermanfaat bagi bangsa.
Editor : Fathurroji









