Soal Kompensasi Penutupan Tambang, Pemkab Bogor Minta Warga Bersabar

Bisyral

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meminta masyarakat bersabar terkait kompensasi bagi yang terdampak penutupan tambang di wilayah Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin. Kompensasi diatur oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

“Terkait kompensasi sudah beberapa kali disampaikan oleh Pak Gubernur. Pak Gubernur mengira jumlahnya itu terdampak tambang itu 3.000. Sehingga Pak Gubernur bisa setiap bulan memberikan kompensasi,” kata Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, Kamis (14/5/2026).

Namun ternyata, jumlahnya bertambah hingga 18 ribu. Pihak Pemkab Bogor, menurutnya, hanya berwenang memberikan aspirasi kepada Pemprov Jabar dalam hal ini.

Baca Juga:  Bupati Rudy Susmanto Targetkan Sekolah dan Jalan Rusak Tuntas 2027–2028

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ternyata dari mulai 6.000, bertambah 9.000, bertambah ke 18.000, dan itu bukan kewenangan kami. Kami hanya menyampaikan aspirasi berbentuk surat maupun secara audiensi kepada Pak Gubernur. Inilah fakta aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat,” ungkapnya.

“Jadi semuanya tidak ada yang salah, semuanya sedang berupaya. Tapi kesimpulannya adalah saya minta sabar dulu. Pak Gubernur, Pak Bupati tentu punya konsep yang terbaik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang untuk kepentingan Kabupaten Bogor,” tambah Ade.

Ade sendiri mendukung kebijakan dari Bupati. Pertama, dia menyampaikan bahwa pembangunan pemerintah meliputi infrastruktur, yang berarti membutuhkan material.

Baca Juga:  Fungsi dan Jenis Lampu Fog Lamp saat Musim Hujan

“Kedua, kesehatan. Kalau memperbaiki seluruh infrastruktur kesehatan juga perlu material. Yang selanjutnya pendidikan. Anak-anak kita harus sekolah, kan gitu. Ini juga perbaikan seluruh sekolah memerlukan juga material. Pembangunan MBG memerlukan material. Pembangunan koperasi Merah Putih membutuhkan material,” tutur Ade.

Sementara itu, kebijakan yang saat ini diterapkan sudah tepat. Kebijakan evaluasi pembenahan tambang dilakukan dengan melibatkan akademisi dari berbagai kampus.

“Termasuk kebutuhan pembangunan strategis nasional, PSN (program strategis nasional), juga membutuhkan material. Kita ada Bendungan Cibeet, belum pembangunan tol, nanti BSD-Bogor juga mau dilaksanakan pembangunan. Kan semuanya juga membutuhkan material, kan seperti itu,” jelas Ade.

Baca Juga:  Pemkot Bogor Dukung Budaya Hidup Sehat Lewat Kegiatan Olahraga

Dia mengatakan apabila material dibeli dari luar Bogor, maka harganya tidak masuk dengan APBD yang telah ditetapkan melalui aturan. Sehingga hal itu yang perlu diwaspadai, agar di tengah perjalanan tidak ada kendala karena masalah material.

“Contoh harga satuan misalnya kita untuk material Rp 350 ribu per kubik, kalau beli dari luar bisa sampai Bogor itu mencapai Rp 525 sampai 550 ribu, sehingga bagi pelaksana pekerjaan itu akan rugi,” pungkas Ade.

Berita Terkait

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan
Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB