Kemenag Cegah LGBTQ Melalui Jalur Pendidikan Agama

Bisyral

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor-Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i menyampaikan bahwa Kementerian Agama akan memperkuat upaya pencegahan penyebaran budaya Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) melalui jalur pendidikan agama dan keagamaan.

Menurut Wamenag tentunya langkah tersebut harus diwujudkan dalam bentuk program yang terstruktur, tertata dan berkelanjutan, sehingga tidak hanya berhenti pada penyampaian sikap ataupun imbauan semata.

Baca Juga:  Bupati Bogor Percepat Penataan Infrastruktur dan Akses Jalan

Ia juga menilai bahwa melalui ranah pendidikan ini tentu menjadi salah satu sarana penting untuk memberikan pemahaman, pengetahuan dan pembelajaran kepada peserta didik mengenai nilai-nilai yang diajarkan dalam pendidikan agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimana ini (pencegahan budaya LGBTQ) menjadi bagian dari kerja Kementerian Agama yang masuk ke dalam pelajaran anak-anak,” ucap Romo

Baca Juga:  Manchester United 3-2 Liverpool: Tuan Rumah Menang Lewat Gol Menit ke-77

Menurutnya dengan upaya pencegahan dan penyebaran budaya LGBTQ perlu dilakukan secara menyeluruh melalui pendidikan serta pembinaan keagamaan, kemudian adanya sosialisasi yang dirancang secara sistematis.

Dengan pendekatan tersebut, Kementerian Agama berharap dapat menjalankan perannya dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat melalui lembaga pendidikan maupun kegiatan keagamaan.

Wamenag juga menyebut adanya kebijakan tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025, yang memasukkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai salah satu ancaman nonmiliter terhadap pertahanan negara.

Baca Juga:  Mentalitas Miskin di Balik Judi Online

Pernyataan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat program pembinaan keagamaan dan pendidikan berbasis nilai-nilai yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan agama di Indonesia.

Berita Terkait

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak
Waste Station Rekosistem, Perkuat Ekosistem Persampahan dari Hulu Ke Hilir

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB