Tips dari Polri, 7 Cara Hindari Begal dan Kejahatan Jalanan

Bisyral

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor -Aksi begal dan kejahatan jalanan yang menyasar pengendara sepeda motor marak terjadi di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Pelaku bahkan tak segan menggunakan senjata tajam hingga senjata api untuk melancarkan aksinya.

Pengguna kendaraan roda dua perlu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada malam hari atau di jalur yang sepi. Pengendara perlu memahami cara hindari begal agar dapat melindungi diri dari situasi berbahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengutip akun Instagram @humaspoldajabar pada Kamis (21/05/2026), berikut cara melindungi diri dari begal dan kejahatan jalanan:

Baca Juga:  Waspada! Uang Palsu Rp100 Ribu Kini Bisa Menyala di Bawah Sinar UV

1. Pilih Rute yang Dihafal

Pengendara disarankan memilih rute yang sudah dikenal dan sering dilalui agar tidak mudah tersesat atau masuk ke wilayah rawan. Jalan yang familiar biasanya memiliki penerangan yang cukup dan akses bantuan yang lebih mudah jika terjadi sesuatu.

Hindari jalan pintas yang sepi, gelap, atau minim aktivitas masyarakat. Dengan mengenal rute, pengendara juga bisa lebih cepat mengambil keputusan saat menghadapi situasi mencurigakan.

2. Jangan Pergi Sendiri

Berkendara bersama teman atau dalam rombongan dapat mengurangi risiko menjadi target kejahatan. Pelaku begal cenderung mengincar korban yang sendirian karena dianggap lebih mudah dilumpuhkan.

Jika memungkinkan, ajak rekan saat bepergian terutama pada malam hari. Selain lebih aman, keberadaan orang lain juga bisa membantu saat kondisi darurat.

Baca Juga:  Kemenag: Pesantren Efektif Wujudkan Pemerataan Kesejahteraan

3. Bawa Alat Pelindung

Pengendara dapat membawa alat pelindung diri seperti peluit atau alat keamanan sederhana untuk berjaga-jaga. Alat ini bisa digunakan untuk menarik perhatian orang sekitar saat terjadi ancaman.

Namun, penggunaannya harus tetap bijak dan tidak melanggar hukum yang berlaku. Tujuannya adalah untuk meningkatkan peluang menyelamatkan diri, bukan untuk melawan pelaku secara langsung.

4. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Lengkap

Gunakan helm standar, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup dapat memberikan perlindungan tambahan. Perlengkapan ini tidak hanya melindungi dari kecelakaan, tetapi juga bisa meminimalkan risiko cedera saat terjadi tindak kriminal.

Selain itu, tampilan yang rapi dan siap berkendara membuat pengendara terlihat lebih waspada. Hal ini dapat mengurangi ketertarikan pelaku untuk menjadikan Anda target.

Baca Juga:  Apa Itu Beras Fortifikasi: Pengertian, Kandungan, Manfaat, dan Standarnya

5. Periksa Kendaraan

Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan, seperti rem, lampu, dan bahan bakar. Kendaraan yang mogok di tengah jalan, terutama di lokasi sepi, dapat meningkatkan risiko kejahatan.

Lakukan pengecekan rutin agar perjalanan tetap aman dan lancar. Dengan kendaraan yang siap pakai, pengendara bisa segera menjauh dari situasi berbahaya.

6. Jangan Perlihatkan Barang Berharga

Hindari menunjukkan barang berharga seperti ponsel, perhiasan, atau uang secara mencolok saat berkendara. Hal ini dapat memancing perhatian pelaku kejahatan.

Simpan barang berharga di tempat yang aman dan tidak terlihat dari luar. Sikap sederhana ini dapat membantu menurunkan risiko menjadi sasaran begal.

7. Tetap Waspada

Selalu perhatikan kondisi sekitar selama berkendara, termasuk kendaraan atau orang yang mencurigakan. Jika merasa diikuti, segera cari tempat ramai atau kantor polisi terdekat.

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB