Binanews.id | Bogor — Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Islam mulai mempersiapkan pelaksanaan ibadah kurban sesuai tuntunan syariat Islam. Penyembelihan hewan kurban tidak hanya sekadar proses memotong hewan, tetapi juga memiliki aturan dan adab yang dianjurkan dalam agama.
Dalam Islam, hewan kurban seperti sapi, kambing, domba, maupun unta harus disembelih dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan syariat.
Tujuannya agar ibadah kurban menjadi sah sekaligus menjaga kesejahteraan hewan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum penyembelihan dilakukan, hewan kurban harus dipastikan dalam kondisi sehat, cukup umur, dan tidak memiliki cacat yang berat. Hewan juga dianjurkan diperlakukan dengan baik serta tidak disakiti sebelum disembelih.
Saat proses penyembelihan, penyembelih dianjurkan menggunakan pisau yang tajam agar hewan tidak terlalu merasakan sakit. Dalam pelaksanaannya, hewan dibaringkan menghadap kiblat, kemudian penyembelih membaca basmalah dan takbir dengan mengucapkan:
“Bismillahi Allahu Akbar.”
Penyembelihan dilakukan dengan memotong saluran pernapasan, saluran makanan, serta dua urat leher hewan menggunakan satu kali gerakan yang cepat dan tepat. Islam juga melarang menyiksa hewan ataupun memperlihatkan proses penyembelihan kepada hewan lain.
Selain itu, waktu penyembelihan hewan kurban dimulai setelah pelaksanaan Salat Iduladha hingga hari tasyrik terakhir, yaitu 13 Zulhijah sebelum matahari terbenam.
Para ulama menekankan bahwa ibadah kurban bukan hanya tentang membagikan daging, tetapi juga bentuk ketakwaan dan kepedulian sosial terhadap sesama. Oleh karena itu, pelaksanaan kurban dianjurkan dilakukan dengan penuh keikhlasan dan mengikuti ajaran Islam yang benar.
Dengan memahami tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan lebih baik, aman, dan penuh keberkahan.









