Binanews.id | Bogor – Semangat emansipasi perempuan yang santun dan beradab terpancar dari wajah ceria para siswa dan siswi SDIT BCM. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, sekolah tersebut menggelar serangkaian kegiatan edukatif yang bertujuan meneladani semangat juang R.A. Kartini, yang disinergikan dengan nilai-nilai keislaman.
Peringatan Hari Kartini di SDIT BCM diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 3 dengan antusiasme tinggi. Para guru dan siswa tampil mengenakan pakaian adat Nusantara, mencerminkan keragaman budaya Indonesia yang tetap bersatu.
Dalam amanatnya, perwakilan sekolah, Ibu Ratih Agustin, S.Pd., Gr., menegaskan bahwa Kartini merupakan sosok perempuan cerdas yang memperjuangkan pendidikan agar perempuan mampu menjadi ibu yang cerdas (madrasatul ula) bagi generasi penerus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Meneladani Kartini di era modern bagi siswa SDIT BCM berarti rajin menuntut ilmu, berakhlak mulia, berjiwa pengusaha dan berani berprestasi, namun tetap menjunjung tinggi adab kesopanan sebagai muslimah,” ujar salah satu perwakilan guru SDIT BCM.
Untuk memperkuat nilai edukatif, berbagai lomba kreativitas turut digelar. Lomba puisi, misalnya, tidak hanya menjadi ajang kemampuan artikulasi dan intonasi, tetapi juga sarana menghidupkan pemikiran Kartini. Peserta diajak menyelami surat-surat legendaris Kartini, seperti Habis Gelap Terbitlah Terang, sekaligus menjadikannya sebagai medium ekspresi diri di era digital. Kegiatan ini juga melatih keberanian siswa untuk tampil dan menyuarakan gagasan di depan publik.
Selain itu, Fashion Show Busana Nusantara digelar sebagai perayaan identitas dan emansipasi perempuan. Sementara lomba mewarnai menjadi sarana edukasi tentang pentingnya harmoni dalam keberagaman, di mana perbedaan warna yang disatukan dapat menghasilkan karya yang indah, sebagaimana keberagaman Indonesia yang diperjuangkan oleh Kartini.
Melalui peringatan ini, SDIT BCM berharap para siswa, khususnya siswi, mampu mengambil hikmah dari perjuangan Kartini untuk menjadi generasi yang berilmu, beriman, berjiwa pengusaha, serta bermanfaat bagi bangsa dan agama.
Momentum ini juga dimaknai lebih dari sekadar mengenakan pakaian adat atau mengikuti perlombaan. Nilai-nilai kebaikan ditanamkan kepada siswa, seperti menghormati guru dan orang tua, semangat belajar, serta keberanian dan rasa percaya diri.
Ketua Pembina Yayasan DBI yang menaungi PAUD KBIT, TKIT, SDIT, hingga SMPIT Bina Cendekia Mandiri-Entrepreneur’s School, Dr. Ir. Kiman Siregar, S.TP., M.Si., IPU, menekankan pentingnya kegiatan tersebut dalam membentuk karakter generasi muda.
“Melalui kegiatan ini harapannya dapat melahirkan kartini-kartini muda di masa yang akan datang” ujarnya.
Dengan perayaan ini, diharapkan siswa SDIT BCM tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, berjiwa pengusaha, serta penuh semangat dalam meraih cita-cita, sejalan dengan nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini. Semangat Kartini pun terus dihidupkan melalui semangat belajar dan berkarya di kalangan generasi muda. (S.S)









