Mahasiswa KKM UIB Edukasi Anti-Bullying di SDN Ciasmara 03

Asih (Mahasiswa BKPI UIB)

Irwan Maulana

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 18:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor–Isu perundungan (bullying) di lingkungan sekolah masih menjadi perhatian serius, terutama terkait dampaknya terhadap kesehatan mental anak. Menjawab keresahan tersebut, tim mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Desa Purwabakti dari Universitas Islam Bogor (UIB) menggelar program Edukasi Anti-Bullying di SDN Ciasmara 03.

Program ini diinisiasi oleh empat mahasiswa KKM UIB, yakni Siti Nur Asiah Jamil, Melvin Novianti, Huda Himmatul Aliyah, dan Afifah Inayah. Kegiatan berlangsung selama dua pekan, tepatnya pada Rabu, 5 Agustus dan Rabu, 12 Agustus, dengan menyasar siswa-siswi kelas VI SDN Ciasmara 03.
Edukasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai bahaya perundungan terhadap kesehatan mental diri sendiri maupun teman sebaya.

Baca Juga:  Mahasiswa S2 dan S3 Ilmu Keluarga IPB Perdalam Ketahanan Keluarga di Baduy

Melalui pendekatan yang interaktif dan humanis, para mahasiswa berupaya menciptakan ruang aman bagi siswa untuk saling memahami.
Pada pertemuan pertama (5 Agustus), tim KKM menggunakan metode interaktif bertajuk Bola Anti-Bullying. Seluruh siswa diarahkan untuk mengoper bola secara bergiliran. Siswa yang memegang bola saat musik berhenti diberikan tantangan edukatif atau diminta mengungkapkan kejujuran seputar pertemanan secara terbuka. Metode ini berhasil mencairkan suasana dan membangun kedekatan emosional antarsiswa.

Baca Juga:  Kemah Bahasa Arab 2026 di IUQI Bogor Perkuat Solidaritas Mahasiswa PBA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pada pertemuan kedua (12 Agustus), pendekatan emosional diperdalam lewat metode Kotak Cerita. Para siswa diminta menuangkan pengalaman serta perasaan mereka ke dalam selembar kertas tanpa mencantumkan identitas (anonim). Kertas-kertas tersebut kemudian direspons bersama secara suportif.

Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan film edukasi tentang dampak buruk perundungan dan diakhiri dengan sesi renungan mendalam.
Sesi renungan tersebut menjadi momen reflektif bagi para siswa. Suasana berubah haru ketika sejumlah anak mulai berani mengekspresikan emosi sedih yang selama ini terpendam serta terbuka menceritakan keluh kesah yang dihadapi.

Baca Juga:  Guru “Gulali” Dinilai Mudah Didekati dan Dirindukan Murid

Hasil dari rangkaian kegiatan ini menunjukkan dampak positif yang nyata. Para peserta didik kelas VI SDN Ciasmara 03 kini lebih mampu menerima kekurangan diri, memahami pentingnya menjaga perasaan sesama, dan berkomitmen untuk tidak lagi mengejek maupun merendahkan teman di sekolah.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB