KKN Kelompok 21 UIB Bekali Pelajar SMK Giri Taruna dengan Literasi Keuangan Digital

Anggun (Mahasiswa BKPI UIB)

Irwan Maulana

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor–Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 21 Desa Kalong Sawah, Universitas Islam Bogor (UIB) Ummul Quro Al-Islami, menggelar kegiatan Literasi Keuangan Digital dengan tema “Meningkatkan Literasi Keuangan Digital sebagai Upaya Pencegahan Judi Online di Kalangan Generasi Muda.”

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya memahami pengelolaan keuangan di era digital, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko penyalahgunaan teknologi finansial, seperti judi online dan pinjaman online ilegal.

Ketua KKN Mahasiswa Kelompok 21 Desa Kalong Sawah, Fazbahillah, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya membangun literasi keuangan digital di kalangan remaja sejak dini. Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai keuangan digital dapat membantu generasi muda menghindari berbagai dampak negatif pada masa yang akan datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Program Studi SMK Giri Taruna, Eva F., S.Sos.I, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan mahasiswa KKN yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai, kegiatan literasi keuangan digital sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi generasi muda saat ini.

Baca Juga:  Anak Bermasalah atau Orang Tua yang Lalai?

Menurut Eva, kegiatan tersebut juga memiliki manfaat besar bagi siswa SMK Giri Taruna, terutama karena di sekolah tersebut terdapat bidang keahlian administrasi keuangan.

“Kegiatan seperti ini tentu sangat bermanfaat untuk anak-anak siswa SMK Giri Taruna, apalagi menghadirkan langsung narasumber yang kompeten dan ahli di bidangnya dari perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Eva berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan khidmat dan fokus agar memperoleh pemahaman serta pengetahuan yang memadai mengenai literasi keuangan.

Adapun pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Jamaluddin, M.E.I, dosen tetap Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Islam Bogor sekaligus Direktur Pusat Studi Islam UIB.

Kegiatan dipandu oleh Nurinsi dan Syifan, serta dimoderatori oleh Risya. Seluruhnya merupakan mahasiswa aktif UIB yang sedang melaksanakan program KKN di Desa Kalong Sawah.

Baca Juga:  KKM UIB Adakan Workshop Edukasi Pemilahan Sampah di SDN Bojong Rangkas 01

Dalam pemaparannya, Dr. Jamaluddin menjelaskan pentingnya literasi keuangan digital sebagai salah satu langkah pencegahan terhadap praktik judi online dan pinjaman online ilegal.

Menurutnya, langkah pertama yang perlu dilakukan generasi muda adalah mampu mengidentifikasi ciri-ciri tautan, aplikasi, website, game online, maupun iklan yang terindikasi mengarah pada situs judi online.

Langkah berikutnya adalah melakukan pengecekan terhadap legalitas lembaga atau platform keuangan yang digunakan. Masyarakat perlu memastikan apakah suatu lembaga telah terdaftar dan beroperasi secara legal atau justru merupakan lembaga ilegal.

Selain itu, generasi muda juga perlu memiliki kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kemampuan tersebut penting agar seseorang dapat mengelola keuangan dengan lebih bijak serta melakukan mitigasi risiko agar terhindar dari jeratan pinjaman online maupun judi online.

Pemateri juga menekankan pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Generasi muda diimbau untuk tidak sembarangan memberikan informasi pribadi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor rekening, nomor telepon, maupun data penting lainnya kepada pihak yang tidak dapat dipercaya.

Baca Juga:  SNT Terapkan Kurikulum Nasional 'Plus' Hingga Ekskul Coding-AI

Pada prinsipnya, masyarakat tidak boleh mudah percaya kepada orang lain dalam urusan keuangan digital. Sebab, data pribadi yang telah tersebar dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, termasuk untuk melakukan penipuan atau pengajuan pinjaman online atas nama orang lain.

Karena itu, generasi muda juga diharapkan tetap menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua, wali, guru, maupun orang-orang terdekat yang terpercaya. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan atau terindikasi sebagai bentuk penipuan digital, mereka dapat segera meminta pendampingan dan saran dari orang yang dipercaya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 21 Desa Kalong Sawah berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya literasi keuangan digital semakin meningkat. Pemahaman tersebut diharapkan tidak hanya membantu mereka mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga menjadi bekal untuk melindungi diri dari berbagai ancaman kejahatan digital yang semakin berkembang.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya
Dr. Faisal Rachmat Kembangkan Media Maze Tingkatkan Motorik Anak Berkebutuhan Khusus
36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB