Binanews.id | Bogor-Istilah WiFi sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Masyarakat mengetahui apa itu WiFi, namun apakah tahu kepanjangan WiFi?
Menurut Ensiklopedia Britannica, WiFi adalah teknologi jaringan yang menggunakan gelombang radio untuk memungkinkan transfer data berkecepatan tinggi melalui jarak pendek.
Biasanya WiFi digunakan untuk menyediakan akses Internet broadband nirkabel untuk berbagai perangkat.
Istilah WiFi dibuat oleh Wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA), sebuah organisasi nirlaba global yang dibuat untuk mempromosikan standar nirkabel baru.
WiFi ini diusulkan oleh perusahaan pemasaran sebagian karena resonansi istilah dengan Hi-Fi. Namun WiFi bukanlah singkatan dari Wireless Fidelity.
WiFi pada awalnya diperkenalkan sebagai merek konsumen untuk produk “Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11”.
Akan tetapi nama produk “Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11” terlalu panjang dan sulit diingat.
Setelah menggandeng sebuah firma konsultasi merek, WECA akhirnya memilih nama WiFi yang menurut mereka lebih ramah di telinga.
WiFi awalnya dibuat sebagai plesetan dari HiFi (High Fedelity). Slogan iklan (tagline) yang dibuat menggunakan kata Wireless Fidelity, yakni “The Standar for Wireless Fidelity”.
Slogan asal-asalan itu membuat masyarakat salah paham. Orang-orang mengira Wireless Fidelity adalah kepanjangan WiFi. Padahal faktanya WiFi tidak memiliki arti apa pun.
“WiFi tidak berarti apa pun. Itu bukan akronim. Tidak ada artinya,” jelas pimpinan WECA, Phil Belander.
Tidak lama setelahnya, pada akhir tahun 2000 slogan tersebut dicopot dan Belander mengatakan istilah wireless fidelity harus dihilangkan.
Dilansir New Scientist, jaringan nirkabel ALOHAnet yang dibuat pada 1971 menghubungkan pulau-pulau besar Hawaii.
Adapun sejarah asal mula ethernet dan WiFi bisa dilacak dari sana.
Akan tetapi pada 1991 NCR Corporation (awalnya perusahaan kasir) dan AT&T (awalnya perusahaan telepon) menciptakan apa yang menjadi cikal bakal WiFi.
Mereka berusaha menghubungkan mesin kasir yang disebut WaveLAN.
Hal tersebut kemudian menjadi sangat populer dan mulai terkenal sehingga akhirnya Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) menciptakan standar 802.11 yang sekarang dikenal sebagai WiFi.
Pada tahun 1999, WiFi Alliance dibentuk sebagai asosiasi perdagangan untuk memegang kendali merek dagang WiFi tersebut.









