Binanews.id | Jakarta – Kisah Chen (43), pria asal Guangdong, China, mencuri perhatian setelah berhasil menurunkan berat badannya hingga 32,5 kilogram hanya dalam waktu enam bulan.
Chen yang sebelumnya memiliki berat badan sekitar 100 kilogram berhasil memangkas bobot tubuhnya hingga di bawah 68 kilogram. Menariknya, penurunan berat badan tersebut dilakukan tanpa menjalani diet ekstrem.
Salah satu menu utama yang dikonsumsi Chen selama menjalani program tersebut adalah kentang yang dikukus.
Tak hanya berhasil menurunkan berat badan, perubahan pola makan yang dijalani Chen juga disebut membuat kondisi perlemakan hati atau fatty liver yang dialaminya membaik.
Lantas, apa yang membuat kentang kukus dapat membantu proses penurunan berat badan?
1. Kalori Lebih Rendah dari Nasi
Kentang kerap dianggap sebagai makanan yang tinggi karbohidrat dan dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Namun, dalam porsi yang sama, kentang kukus memiliki kandungan kalori lebih rendah dibandingkan nasi putih.
Dalam 100 gram kentang kukus terdapat sekitar 77 kalori. Sementara itu, 100 gram nasi putih mengandung sekitar 116 kalori.
Mengganti nasi putih dengan kentang kukus dalam jumlah yang sesuai dapat membantu mengurangi asupan kalori harian, terutama jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
2. Mengandung Pati Resisten
Cara pengolahan kentang juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
Kentang yang telah dimasak kemudian dibiarkan hingga agak dingin dapat mengalami perubahan sebagian pati menjadi resistant starch atau pati resisten.
Pati resisten lebih sulit dicerna di usus halus. Kondisi ini membuatnya dapat memberikan efek kenyang lebih lama dan menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus besar.
Dengan demikian, konsumsi kentang dalam bentuk yang tepat berpotensi membantu seseorang mengontrol rasa lapar dan asupan makanan.
3. Kaya Serat dan Kalium
Kentang utuh juga mengandung serat pangan yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Serat juga berperan dalam memperlambat proses pengosongan lambung.
Selain serat, kentang mengandung kalium. Kandungan mineral ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh.
Namun, manfaat tersebut tidak berarti kentang dapat menjadi satu-satunya makanan dalam program penurunan berat badan.
Cara Mengolah Kentang Jadi Kunci
Pengolahan menjadi faktor penting dalam menentukan jumlah kalori yang masuk ke tubuh.
Kentang yang dikukus, direbus atau dipanggang tanpa tambahan minyak berlebihan berbeda dengan kentang yang digoreng menjadi French fries maupun keripik.
Kentang yang digoreng dapat menyerap minyak sehingga kandungan kalorinya meningkat secara signifikan. Karena itu, mengganti nasi dengan kentang tidak otomatis membuat berat badan turun jika kentang dikonsumsi dalam bentuk makanan tinggi lemak dan kalori.
Selain kentang, pola makan juga perlu dilengkapi dengan sumber protein seperti telur, ikan atau dada ayam serta sayuran agar kebutuhan nutrisi tubuh tetap terpenuhi.
Kisah Chen menunjukkan bahwa perubahan pola makan dapat berperan dalam perjalanan penurunan berat badan. Namun, hasil setiap orang dapat berbeda sehingga pola diet sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kebutuhan masing-masing.









