Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta akan Punya Gedung KH Nasaruddin Umar

Tim Redaksi

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 06:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Jakarta–Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., meresmikan pembangunan gedung baru Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan ditandai proses peletakan batu pertama pembangunan gedung, Rabu (23/4/2026). Prosesi berlangsung khidmat dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama saat meletakan batu pertama pondasi gedung fakultas.

Gedung baru fakultas sendiri akan diberi nama Gedung Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. sebagai bentuk penghormatan terhadap Menteri Agama RI atas kiprah keilmuan dan sosial keislamannya, baik sebagai Menteri Agama RI mupun salahsatu akademisi pengajar Fakultas Ushuluddin. Lainnya,  nama ini juga menjadi simbol  penguatan kembali posisi Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta sebagai pusat kajian keislaman unggulan di Indonesia dan dunia.

Selain diresmikan langsung oleh Menteri Agama, prosesi dimulainya pembangunan gedung dihadiri pimpinan dan pejabat di lingkungan Kementerian Agama RI dan UIN Jakarta. Diantaranya Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Prof. Dr. Syahiron, M.A., Penasehat DWP Kementerian Agama RI Dra. Hj. Helmi Halimatul Udhma, M. Si, Rektor Prof. Asep Saepudin Jahar M.A. Ph.D., pada Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Agama RI, para wakil rektor, para kepala biro, senat universitas dan lainnya.

Baca Juga:  KKM 04 UIB Sosialisasi Anti-Bullying di MI Muhammadiyah 01 Cibitung Wetan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta memiliki sejarah panjang sebagai episentrum studi Islam di Indonesia. Ia menyinggung kontribusi tokoh-tokoh besar seperti Prof. Harun Nasution dan Prof. Quraish Shihab yang lahir dari rahim fakultas tersebut.

“Fakultas Ushuluddin harus kembali menjadi rujukan. Kita tidak hanya menjadi konsumen keilmuan, tetapi harus jadi produsen dalam pengembangan ontologi dan epistemologi keislaman,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menghadirkan distingsi keilmuan khas Indonesia serta mendorong transformasi fasilitas akademik berbasis teknologi. Menurutnya, gedung baru fakultad harus dilengkapi e-library, ruang diskusi ilmiah, serta sarana yang mampu membangun ekosistem akademik yang produktif.

Baca Juga:  Standar Baru Sertifikasi Halal, Menag: Tak Hanya Halalan, Tapi Juga Thayyiban

“Perpustakaan tidak lagi sekadar ruang buku, tetapi pusat akses pengetahuan digital. Dosen dan peneliti harus didorong aktif mempresentasikan karya dan risetnya,” ujarnya.

Pembangunan gedung ini, lanjutnya, merupakan jawaban atas keterbatasan ruang dan fasilitas yang selama ini dihadapi Fakultas Ushuluddin. Ia berharap anggaran pembiayaan pembangunan bisa  mencukupi kebutuhan pembiayaan.

Rektor Asep Saepudin Jahar dalam kesempatan yang sama ikut menegaskan jika pembangunan gedung fakultas ini sejalan dengan capaian global kampus yang kini menempati peringkat ke-29 dunia bidang studi agama-agama versi QS World University Rankings by Subject 2026.

“Ini momentum untuk memperkuat integrasi keilmuan dan meningkatkan kualitas program studi. Kami juga tengah mempersiapkan transformasi menuju PTKN-BH,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama atas dukungan yang diberikan, seraya berharap pembangunan ini menjadi amal jariyah bersama bagi kemajuan UIN Jakarta.

Data resmi panitia pembangunan menyebut, gedung akan dibangun di Kampus II UIN Jakarta dengan luas lahan sekitar 2.889,7 m² dan total luas bangunan mencapai 4.554 m² yang terdiri dari tujuh lantai. Proyek ini telah memenuhi aspek legalitas dan didukung infrastruktur dasar yang memadai.

Baca Juga:  Lestarikan Kerajinan, Peserta KKM UIB Belajar Menganyam di Desa Gunung Malang

Menutup sambutannya, Menteri Agama mengingatkan agar pembangunan berjalan sesuai rencana, sehingga bisa digunakan di tahun depan.

“Jangan berhenti di peletakan batu pertama. Bangunan ini harus segera diselesaikan, diisi, dan dimanfaatkan secara optimal. Jaga kebersihan dan efektivitasnya,” pesannya.

Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta, Prof. Ismatu Ropi M.A. Ph.D. menyambut positif pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin ini. Ia berharap pembangunan gedung ini menjadi titik balik penguatan tradisi keilmuan Islam yang unggul, sekaligus mempertegas posisi UIN Jakarta di tingkat global.

“Terima kasih Pak Menteri Agama RI, Pak Rektor, dan para pihak terkait pembangunan. Semoga berjalan lancar dan bisa digunakan secepatnya,” harapnya.

Berita Terkait

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya
Dr. Faisal Rachmat Kembangkan Media Maze Tingkatkan Motorik Anak Berkebutuhan Khusus
36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB