Pemkab Bogor Siap Siaga 24 Jam Tanggulangi Bencana

Tim Redaksi

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 20:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor–Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan respons cepat terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya dengan mengaktifkan tim siaga selama 24 jam. Upaya ini dilakukan menyusul kejadian bencana yang tersebar di 37 titik, mencakup 19 kecamatan dan 35 desa/kelurahan di Kabupaten Bogor pada 20 April 2026.

Melalui koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Bogor langsung memfokuskan penanganan pada pemulihan akses masyarakat. Perbaikan jembatan yang terputus serta pembersihan material longsor yang menutup jalur utama menjadi prioritas agar aktivitas warga tidak terhambat lebih lama.

Berdasarkan catatan BPBD, bencana yang terjadi didominasi oleh tanah longsor, disertai angin kencang, banjir, hingga pergerakan tanah. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang telah berlangsung sejak pertengahan April.

Baca Juga:  Kirab Bendera 500 Meter Meriahkan FMP ke-11 Kota Bogor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampaknya cukup signifikan. Sedikitnya 12 jembatan terdampak akibat meluapnya aliran sungai, yang berimbas pada terganggunya mobilitas warga di sejumlah wilayah.

Di lapangan, tim BPBD bergerak cepat melakukan kaji cepat untuk memetakan kebutuhan mendesak. Langkah ini sekaligus mempercepat penanganan bagi warga yang terpaksa mengungsi, serta memperbaiki rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat.

Sebagai bentuk keseriusan penanganan, Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan Status Siaga Darurat melalui Keputusan Bupati Bogor Nomor 300.2/71/KEP-SD/BPBD yang berlaku hingga 30 April 2026. Selain itu, Status Tanggap Darurat juga diberlakukan melalui Keputusan Bupati Bogor Nomor 300.2/08/KEP-TD/BPBD bagi 19 kecamatan terdampak.

Baca Juga:  Pemkot Bogor Dukung Budaya Hidup Sehat Lewat Kegiatan Olahraga

Penguatan langkah penanganan dilakukan dengan memperpanjang masa tanggap darurat hingga 4 Mei 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk mempercepat pemulihan sarana dan prasarana, termasuk objek vital yang terdampak bencana.

Sinergi lintas unsur menjadi kunci di lapangan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor bahu-membahu bersama TNI, Polri, Tagana, aparat desa, pemadam kebakaran, PMI, hingga relawan dalam proses evakuasi dan penanganan.

“Sejak laporan masuk, kami langsung mengerahkan seluruh unsur terkait untuk turun ke lapangan. Saat ini kami fokus pada keselamatan warga dan percepatan penanganan, agar kondisi segera terkendali dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Rudy Susmanto.

Ke depan, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan infrastruktur serta normalisasi aliran sungai sebagai upaya mitigasi untuk menekan risiko bencana serupa.

Baca Juga:  Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

“Saya minta seluruh jajaran tetap siaga 24 jam dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan terbaik. Kita hadir untuk masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

Di sisi lain, Dinas Sosial Kabupaten Bogor mulai menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak, mulai dari bahan pangan, selimut, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan bayi.

Pemerintah Kabupaten Bogor turut mengingatkan warga, khususnya yang bermukim di kawasan rawan longsor dan bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan selama masa siaga darurat.

Untuk mempercepat respons, masyarakat dapat melaporkan kondisi darurat melalui layanan BPBD di nomor 112 atau WhatsApp 0812 1010 9002.[]

Berita Terkait

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak
Waste Station Rekosistem, Perkuat Ekosistem Persampahan dari Hulu Ke Hilir

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB