Binanews.id | Bogor–Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bukan sekadar ajang pengabdian di tengah masyarakat, tetapi juga kesempatan berbagi cerita kepada khalayak yang lebih luas. Hal inilah yang dirasakan oleh kelompok KKM Desa Gunung Malang saat mereka berkesempatan hadir di Radio Republik Indonesia (RRI) dalam program Sore Ceria.
Momen ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan berbagai kegiatan dan pengalaman selama menjalankan program pengabdian di desa tersebut.
Podcast dipandu oleh Rinda Marlita selaku host, dengan tiga mahasiswa KKM sebagai pengisi acara, yaitu Zaky Husaini, Asti Rohmawati, dan Nina Nirmala, didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Akhmad Saoqillah, M.Si.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perbincangan berlangsung santai namun tetap informatif, sesuai konsep Sore Ceria. Para mahasiswa leluasa bercerita tentang perjalanan KKM mereka, mulai dari tahap persiapan hingga berbagai pengalaman selama berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah proses pelaksanaan KKM di Desa Gunung Malang, mulai dari alasan pemilihan desa sebagai lokasi kegiatan, kondisi masyarakat setempat, hingga potensi dan karakteristik kehidupan warga yang mereka temui di lapangan.
Para mahasiswa juga memaparkan sejumlah program yang telah dirancang dan dijalankan bersama masyarakat sebagai wujud kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi desa sesuai kebutuhan yang ada.
Selain membahas program kerja, podcast ini juga mengangkat berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa selama terjun langsung di lapangan. Proses beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun komunikasi dengan warga, hingga menjalankan program menjadi bagian dari pembelajaran yang tidak bisa didapatkan hanya di ruang kelas.
Tantangan-tantangan tersebut justru menjadi pengalaman berharga yang mengajarkan mahasiswa untuk bekerja sama, memecahkan masalah, dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat.
Menutup perbincangan, Ketua KKM Zaky Husaini menyampaikan harapan yang menjadi refleksi dari seluruh perjalanan kelompoknya. “Kami harap KKM bukan hanya tentang apa yang kita tinggalkan untuk desa, tapi tentang bagaimana apa yang kita beri bisa terus dilanjutkan oleh masyarakat sampai suatu saat nanti kita kembali” ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan KKM tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, melainkan dari sejauh mana manfaatnya terus dirasakan dan dikembangkan oleh masyarakat.
Kesempatan tampil di RRI melalui program Sore Ceria menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKM Desa Gunung Malang. Selain menjadi sarana memperkenalkan program kepada masyarakat luas, momen ini juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan mereka selama mengabdi di desa.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, DPL, dan masyarakat, KKM diharapkan mampu meninggalkan manfaat yang berkelanjutan serta menjadi pengalaman bernilai positif bagi semua pihak yang terlibat.
Editor : Fathurroji









