Wali Kota Bogor Tinjau Lokasi Korban Longsor di Pasirjaya Bogor Barat

Bisyral

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 14:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Minggu malam, 3 Mei 2026, tidak hanya meninggalkan genangan air di jalanan, tetapi juga menyisakan kisah duka di sebuah sudut permukiman RW 15, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat.

Seorang perempuan muda bernama Widya (24) harus meregang nyawa setelah tertimpa material pagar yang roboh akibat pergerakan tanah yang tidak lagi stabil.

Peristiwa itu terjadi di tengah cuaca ekstrem yang dalam beberapa hari terakhir terus melanda wilayah Kota Hujan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan warga sekitar, kondisi lingkungan saat itu sebenarnya sudah mulai memburuk sejak sore hari. Curah hujan yang sangat tinggi membuat tanah di sekitar rumah warga menjadi lembek dan rawan bergeser.

Baca Juga:  Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Saat hujan mulai mereda, korban diduga keluar rumah untuk pergi ke warung terdekat tanpa menyadari bahwa struktur pagar di sekitar rumahnya sudah dalam kondisi kritis. Tak lama setelah itu, pagar yang berdiri di atas tanah labil tersebut tiba-tiba ambruk dan menimpa korban.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, yang langsung meninjau lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca pada hari tersebut berada pada level ekstrem berdasarkan data BPBD Kota Bogor.

“Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir memang patut diwaspadai.

Baca Juga:  Tahun Baru Islam, Pemkot Bogor Santuni 2.000 Anak Yatim di Masjid Agung

Tadi BPBD melaporkan intensitas hujan lebih dari 110 milimeter, yang masuk kategori sangat lebat dan hampir terjadi di seluruh wilayah Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi saat meninjau ke lokasi.

Kejadian di Pasirjaya bukan satu-satunya dampak dari hujan ekstrem tersebut.

Pemerintah Kota Bogor mencatat adanya beberapa titik lain yang juga terdampak, mulai dari banjir lintasan hingga tanah tergerus di beberapa wilayah RW.

Selain itu, pohon tumbang dan kerusakan atap rumah warga juga terjadi di beberapa lokasi berbeda, memperlihatkan bahwa kondisi cuaca saat itu benar-benar berdampak luas terhadap permukiman warga.

Baca Juga:  Rudy Susmanto Dorong Kolaborasi Notaris Tingkatkan PAD Bogor

Melihat situasi yang terus berulang, Pemkot Bogor kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi bencana hidrometeorologi, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi secara terus-menerus.

Pemerintah juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar agar risiko banjir dan longsor dapat diminimalisasi.

“Selain tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, kami juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tetap lancar.

Pemkot Bogor pun akan terus melakukan langkah antisipatif melalui normalisasi saluran air dan upaya mitigasi lainnya,” katanya.***

Berita Terkait

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan
Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB