Binanews.id | Bogor – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan Tapakan Pramuka Garuda Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Cimandala, Sukaraja, pada 7–9 Mei 2026 itu menjadi ajang pembinaan intensif bagi ribuan anggota Pramuka dari seluruh Kabupaten Bogor.
Sebanyak 2.302 peserta dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega mengikuti kegiatan tahunan tersebut. Selama tiga hari, para peserta ditempa melalui berbagai aktivitas kepemimpinan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga penguatan nilai sosial dan gotong royong.
Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor, Agus Ridallah, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berintegritas menyongsong Indonesia Emas 2045.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kegiatan Tapakan Garuda, para peserta dilatih untuk memiliki rasa tanggung jawab, semangat gotong royong, serta kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Agus Ridallah.
Menurutnya, pembinaan karakter tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas. Karena itu, Tapakan Garuda dirancang sebagai ruang pembelajaran lapangan yang menanamkan nilai kepemimpinan, kemandirian, serta kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan zaman.
Selain kegiatan kepramukaan konvensional, Kwarcab Kabupaten Bogor juga menghadirkan pendekatan edukatif berbasis teknologi. Salah satunya melalui uji wawasan kepramukaan digital menggunakan gawai bagi peserta golongan Penggalang.
Inovasi tersebut menjadi langkah adaptif agar pendidikan Pramuka tetap relevan dengan perkembangan generasi Z dan Alpha yang akrab dengan dunia digital.
Sementara itu, peserta Penegak dan Pandega mendapatkan pembekalan tambahan melalui kunjungan edukatif ke sejumlah instansi strategis, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Pariwisata.
Langkah ini dilakukan untuk memperluas wawasan peserta mengenai isu pembangunan daerah, bahaya narkotika, hingga potensi sektor ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Bogor.
Kemeriahan acara mencapai puncaknya saat ribuan peserta secara serentak menyanyikan lagu “Bogor Istimewa” sambil membentuk koreografi raksasa bertuliskan “Garuda 2026”. Momen tersebut menjadi simbol semangat persatuan dan kebanggaan generasi muda Kabupaten Bogor.
Tak hanya fokus pada pembinaan karakter, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan anak yatim dan pemberian penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi mereka selama kegiatan berlangsung.
Melalui Tapakan Garuda 2026, Kwarcab Kabupaten Bogor berharap nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma terus hidup di tengah generasi muda sebagai fondasi membangun pribadi yang kreatif, mandiri, disiplin, dan berjiwa sosial tinggi.









