Tarif Transjabodetabek Naik, Tak Lagi Flat Rp3.500

Bisyral

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan kebijakan baru terkait tarif layanan Transjabodetabek.

Jika selama ini penumpang membayar tarif flat Rp3.500, ke depan tarif akan disesuaikan dengan jarak tempuh dan karakteristik layanan yang digunakan.

Rencana tersebut disampaikan seiring evaluasi terhadap pengembangan layanan transportasi lintas wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang terus diperluas oleh Transjakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa skema tarif baru tidak akan disamaratakan untuk seluruh rute.

Baca Juga:  Aparat TNI Terlibat Pengawasan Pajak, Ada Apa dengan Dirjen Pajak?

Penyesuaian akan mempertimbangkan dua hal utama, yakni jarak perjalanan dan kualitas layanan yang diterima penumpang.

Dengan skema ini, rute yang memiliki jarak lebih jauh atau layanan khusus kemungkinan akan memiliki tarif berbeda dibandingkan rute reguler di dalam kota.

Salah satu layanan yang menjadi perhatian dalam evaluasi tarif adalah rute Transjabodetabek SH2: Blok M – Bandara Soekarno-Hatta.

Rute tersebut mulai dioperasikan oleh Transjakarta pada 12 Maret 2026 dan menjadi layanan strategis yang menghubungkan pusat Jakarta dengan bandara internasional.

Baca Juga:  KRL Jabodetabek Bakal Sampai Cikampek dan Lido

Karena karakteristiknya berbeda dari rute biasa, Pemprov DKI menilai tarif layanan tersebut tidak realistis jika tetap disamakan dengan tarif reguler Rp3.500.

Pemprov DKI Jakarta berencana membahas besaran tarif untuk rute Bandara Soekarno-Hatta dalam waktu dekat.

Tarif yang dipertimbangkan berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000.

Meski demikian, keputusan final belum ditetapkan.

Pemerintah akan terlebih dahulu mengevaluasi operasional rute tersebut selama tiga bulan sebelum menentukan tarif resminya.

Penyesuaian tarif ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih proporsional dan berkelanjutan.

Baca Juga:  BPRS Amanah Ummah, dari Leuwiliang Wujudkan Amanah Ulama Visionir untuk Umat

Dengan mempertimbangkan jarak dan layanan, pemerintah berharap tarif yang diterapkan dapat lebih sesuai dengan biaya operasional tanpa mengurangi minat masyarakat menggunakan transportasi umum.

Di sisi lain, kebijakan ini juga memunculkan perhatian publik karena berpotensi mengubah pola tarif yang selama ini dikenal sederhana dan murah bagi pengguna Transjakarta dan Transjabodetabek.

Keputusan resmi mengenai tarif baru ini diperkirakan akan diumumkan setelah masa evaluasi operasional rute SH2 selesai dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB