Proyek Tol Serpong-Bogor via Parung Akan Dipercepat, Kementerian PU Targetkan Perencanaan Rampung Pada Tahun Ini

Bisyral

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor-Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat progres pembangunan Jalan Tol Serpong-Bogor via Parung ini sebagai bagian dari penguatan konektivitas di kawasan Jabodetabek.

Proyek jalan tol strategis sepanjang sekitar 32 kilometer tersebut digadang-gadang bakal menjadi jalur alternatif baru yang mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Bogor menuju Tangerang secara signifikan.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan bahwa saat ini pembangunan masih berada pada tahap penyusunan perencanaan teknis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, progres pengerjaan disebut telah mendekati tahap akhir.

“Progres proyek saat ini masih dalam tahap penyusunan perencanaan teknis, dengan progres yang mendekati 80%. Kami akan terus mempercepat proses agar tahapan perencanaan dapat selesai tahun ini,” ujar Dody dalam keterangan tertulis, Selasa, 26 Mei 2026.

Baca Juga:  Gagal Mencuri Motor, Seorang Pria Diamuk Massa di Ciomas Bogor

Tol Serpong-Bogor via Parung dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp12,35 triliun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Menariknya, proyek besar tersebut tidak menggunakan dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kehadiran ruas tol baru ini diharapkan dapat menjadi solusi atas tingginya kepadatan lalu lintas di jalur penghubung Bogor, Parung, hingga Tangerang yang selama ini kerap mengalami kemacetan panjang, terutama pada jam sibuk.

Selain memperlancar mobilitas masyarakat, tol tersebut juga diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan Bogor menuju Tangerang menjadi sekitar 45 menit.

Baca Juga:  Bea Cukai Terancam Dibubarkan, Batas Akhir Bulan September

Secara teknis, proyek Tol Serpong-Bogor via Parung akan dilengkapi dua junction utama, yakni Junction Salabenda dan Junction Serpong.

Tak hanya itu, jalan tol ini juga akan memiliki tiga simpang susun strategis di kawasan Pondok Udik, Putat Nutug, dan Rumpin guna mendukung aksesibilitas kendaraan dari berbagai wilayah.

Pembangunan proyek akan digarap oleh PT Bogor Serpong Infra Selaras, konsorsium yang terdiri dari Jasa Marga, Adhi Karya, Hutama Karya Infrastruktur, dan Persada Utama Infra.

Adapun masa konsesi pengelolaan proyek ditetapkan selama 40 tahun.

Dibagi Empat Sesi
Ruas Tol Serpong-Bogor via Parung nantinya terbagi menjadi empat seksi pembangunan, yakni:

Baca Juga:  Setahun Cek Kesehatan Gratis Anak, Temuan Penyakit Ditindaklanjuti Tuntas

Seksi I Salabenda–Pondok Udik sepanjang 3,97 kilometer

Seksi II Pondok Udik–Putat Nutug sepanjang 9,27 kilometer

Seksi III Putat Nutug–Rumpin sepanjang 8,23 kilometer

Seksi IV Rumpin–Serpong sepanjang 10,56 kilometer
Menteri PU menegaskan pembangunan jalan tol tersebut akan tetap mengedepankan standar teknis dan keselamatan konstruksi sesuai regulasi yang berlaku.

Pemerintah juga berharap dengan adanya kehadiran Tol Serpong-Bogor via Parung dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di kawasan penyangga Jakarta, sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa.

Dengan adanya konektivitas yang semakin baik ini, tentu proyek ini dinilai mampu membantu menekan biaya logistik, mempercepat arus investasi, hingga meningkatkan produktivitas kawasan Jabodetabek dan sekitarnya.

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB