Pemkot Bogor Evaluasi Karaoke Alun-alun, Jam Operasional Bakal Dibatasi

Bisyral

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melakukan evaluasi terhadap aktivitas karaoke alun-alun yang selama ini ramai di kawasan sekitar Alun-alun Kota Bogor.

Rapat kordinasi dilaksanakan pada 11 April 2026 di Plaza Balaikota Gedung Paseban Narayana Kota Bogor.

Dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Muttaqien, Dinsperumkin Kota Bogor, Disparbud Kota Bogor, Kasat Pol-PP Kota Bogor serta perwakilan dari pangamen jalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, dirinya mendapat arahan langsung dari Wali Kota Bogor untuk menindaklanjuti aspirasi para pengamen karaoke tersebut.

Baca Juga:  Gus Kikin Jadi Ketua Umum PBNU, Menelusuri Jejak Keluarga Pesantren dan Kepemimpinannya

“Sore ini tadi merupakan perintah Pak Wali, saya untuk menindaklanjuti surat permohonan dari para pegiat karaoke di alun-alun atau ngamen karaoke,” ujar Jenal.

Ia menjelaskan, selama ini aktivitas karaoke jalanan di kawasan alun-alun belum mendapatkan pembinaan secara maksimal dari pemerintah.

Karena itu, Pemkot Bogor mulai melakukan penataan sekaligus kurasi terhadap keberadaan para pengamen karaoke tersebut.

Menurut Jenal, hasil rapat evaluasi menemukan sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi.

Salah satunya terkait kualitas serta volume suara yang dinilai kerap melebihi batas wajar dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Pertama, dari sisi kualitas dan volume suara para pengamen alun-alun dalam sisi karaoke, itu terkadang memang volumenya melebihi batas standar,” katanya.

Baca Juga:  ‎IUQI Resmi Lepas Peserta KKM Internasional Menuju Arab Saudi

Selain itu, Pemkot Bogor juga menyoroti jam operasional yang dinilai terlalu malam.

Bahkan, saat Wali Kota dan Wakil Wali Kota melakukan inspeksi mendadak, aktivitas karaoke masih berlangsung hingga lewat tengah malam.

“Saya menyaksikan sendiri jam operasional mereka kadang-kadang lebih dari jam 11 malam.

Bahkan pada saat saya dan Pak Wali sidak pun jam 12 malam karaoke alun-alun masih ada,” ungkapnya.

Sebagai langkah penataan, Pemkot Bogor berencana menyediakan satu titik khusus bagi pengamen karaoke di area Pintu 8 Alun-alun Kota Bogor.

Baca Juga:  Bupati Rudy Susmanto Targetkan Sekolah dan Jalan Rusak Tuntas 2027–2028

Lokasi tersebut sebelumnya digunakan oleh pengamen jalanan biasa.

Namun, Jenal menegaskan ada sejumlah aturan yang wajib dipatuhi para pegiat karaoke.

Di antaranya menghentikan aktivitas setengah jam sebelum adzan, mulai beroperasi kembali setelah salat Isya, serta membatasi jam operasional maksimal hingga pukul 22.00 WIB.

“Kita kasih satu titik di Pintu 8 yang semula diisi oleh pengamen jalanan, kita kasih ke pengamen karaoke alun-alun dengan catatan setengah jam sebelum adzan berhenti, beroperasional setelah Isya, dan selesai jam 10 malam,” tegasnya.

Berita Terkait

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan
Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB