Kota Bogor Masuk 12 Besar West Java Investment Challenge 2026

Bisyral

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 17:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Kota Bogor masuk dalam 12 besar West Java Investment Summit (WJIS) 2026 yang diselenggarakan oleh DPMPTSP Jawa Barat bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat.

WJIS merupakan forum investasi tahunan yang bertujuan menarik investor di tingkat lokal maupun global.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima langsung Panitia Site Visit 12 Proyek Terbaik West Java Investment Challenge (WJIC) 2026 di Balai Kota Bogor, Kamis (03/09/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muslimin Anwar, menyampaikan selamat atas prestasi yang ditorehkan Kota Bogor karena berhasil masuk 12 besar dari 40 proyek terbaik se-kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Kota Bogor melalui proyek RSUD ini berhasil menjadi satu di antara 12 yang terbaik,” ungkapnya.

Muslimin menjelaskan, proses kurasi dilakukan lebih selektif dibandingkan tahun sebelumnya dengan melibatkan instansi terkait, calon investor, serta perbankan.

Baca Juga:  Di TMP Pondok Rajeg, Bupati Bogor Sampaikan Pesan Persatuan di Hari Lahir Pancasila

Setelah masuk tahap 12 besar, pihaknya melakukan verifikasi ke berbagai daerah, termasuk Kota Bogor, untuk melihat komitmen dan dukungan pemerintah serta kepala daerah terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

“Setelah site visit ini, 12 besar akan melakukan presentasi, kemudian akan ditentukan top five untuk tingkat Jawa Barat. Akan ada pemberian penghargaan setelah seluruh proses tahap demi tahap dilaksanakan,” ujarnya.

Selain melakukan site visit, tim juga melaksanakan roadshow dan business matching dengan menghadirkan salah satu kandidat calon investor yang sudah menunjukkan ketertarikan.

“Mengapa hal ini penting untuk dilakukan bersama? Karena menunjukkan keseriusan terhadap proyek ini untuk dijalani lebih lanjut. Besar harapan kami, ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi yang paling penting adalah bagaimana proyek investasi ini benar-benar terealisasi dan dapat berguna bagi masyarakat, khususnya di Kota Bogor,” ucapnya.

Baca Juga:  Berita Hoax, Menteri Agama Nasaruddin Umar Melarang Penyembelihan Hewan Kurban

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berharap adanya visitasi ini dapat meningkatkan peluang investasi, karena saat ini RSUD Kota Bogor terus menunjukkan tren positif dalam pengembangannya.

RSUD Kota Bogor saat ini dilengkapi dengan kapasitas 500 tempat tidur dengan jangkauan pelayanan tidak hanya bagi masyarakat Kota Bogor, tetapi juga pasien dari luar Kota Bogor.

“Alhamdulillah RSUD Kota Bogor selama lima tahun terakhir sudah berubah total. Dari yang tadinya mungkin masih dianggap rumah sakit yang tidak diperhitungkan, tetapi saat ini kondisinya sudah semakin membaik,” ungkapnya.

Dedie Rachim berharap melalui kompetisi ini terdapat peluang yang dapat dilanjutkan sebagai creative financing atau alternatif pembiayaan di luar APBD.

“Jadi kami berharap dari alternatif pembiayaan atau creative financing, termasuk juga dari model seleksi atau kompetisi yang dilaksanakan oleh DPMPTSP Jawa Barat, mudah-mudahan Kota Bogor mendapatkan kesempatan untuk memodelkan proyek ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Seleksi Direksi PT Sayaga Wisata Mengerucut, Rudy Tekankan Profesionalisme BUMD

Analis Kebijakan Ahli Madya DPMPTSP Jawa Barat, Heni Rahmawati menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan seleksi secara intensif bersama Bank Indonesia hingga menentukan 12 besar proyek terbaik.

“Sehingga site visit ini mempunyai arti yang sangat penting untuk kami melihat kesiapan secara lahan, kemudian dari sisi lainnya juga yang memang mungkin bisa lebih mendukung penilaian untuk tahap selanjutnya. Dan ini juga menjadi tahapan bagi kami bersama para investor potensial,” ungkapnya.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Letter of Intent sebagai bentuk komitmen awal dan kesepahaman bersama dalam mendukung pengembangan proyek yang menjadi bagian dari West Java Investment Challenge Tahun 2026.

Penandatanganan Letter of Intent dilakukan oleh RSUD Kota Bogor, Bank Syariah Indonesia, dan DPMPTSP Provinsi Jawa Barat.***

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak
Waste Station Rekosistem, Perkuat Ekosistem Persampahan dari Hulu Ke Hilir

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB