Binanews.id | Bogor–Kabar membanggakan datang dari Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 12 Universitas Islam Bogor (UIB) Desa Gunung Malang yang berhasil melaju ke tahap 3 Program Inovasi yang diselenggarakan oleh BAPPERIDA Kabupaten Bogor. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota kelompok setelah melewati berbagai tahapan seleksi untuk memperkenalkan dan mengembangkan program inovasi yang mereka usung selama masa pengabdian.
Inovasi yang berhasil mengantarkan KKM 12 UIB hingga ke tahap 3 tersebut adalah Buttertteok Guma, produk yang dikembangkan sebagai bentuk pemanfaatan potensi dan sumber daya lokal Desa Gunung Malang. Buttertteok Guma tidak hanya hadir sebagai produk inovasi, tetapi juga menjadi wujud nyata gagasan mahasiswa KKM yang memiliki nilai manfaat serta potensi besar untuk terus dikembangkan demi memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.
Dalam rangkaian seleksi tersebut, sebanyak 30 kelompok peserta dari berbagai universitas di wilayah Bogor turut berpartisipasi memperebutkan tempat di tahap 3. Dari jumlah tersebut, hanya 5 kelompok dari Universitas Ibn Khaldun Bogor yang berhasil lolos, dan KKM 12 UIB Desa Gunung Malang menjadi salah satunya dengan nomor urut presentasi ke-15 di hadapan dewan juri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan KKM 12 UIB tampil percaya diri mempresentasikan Buttertteok Guma secara langsung di hadapan para juri, memaparkan latar belakang, proses pengembangan, keunggulan, hingga manfaat program secara menyeluruh. Presentasi berjalan lancar dan penuh semangat, menjadi pengalaman berharga sekaligus ajang unjuk hasil pengabdian dan kreativitas mahasiswa.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa KKM tidak hanya berorientasi pada pengabdian masyarakat, tetapi juga mampu melahirkan inovasi bernilai dan berpotensi untuk terus dikembangkan. Prestasi Buttertteok Guma diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota KKM 12 UIB untuk terus berkarya dan membawa nama baik Universitas Islam Bogor serta Desa Gunung Malang di kancah yang lebih luas.
Editor : Fathurroji









