Direktur FBI Temui Prabowo, Serahkan Artefak RI yang Diselundupkan ke AS

Bisyral

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di kediaman Kertanegara, Jakarta.

Kedatangan Patel untuk mengembalikan artefak budaya milik RI secara langsung kepada Prabowo.

Dalam dokumentasi yang diterima dari Biro Pers Istana, Prabowo menerima Patel dalam suasana hangat di kediaman Kertanegara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut mendampingi Prabowo, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BIN M Herindra, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa selain melakukan pembahasan secara resmi, Direktur FBI juga secara langsung menyerahkan artefak budaya Indonesia kepada Prabowo sebagai bagian dari kerja sama repatriasi antara Pemerintah Indonesia dan FBI.

Baca Juga:  Kemenag Siapkan Beasiswa Studi Islam di PTKIN bagi Mahasiswa Internasional

“Di samping tentu saja ada pembicaraan sebagai teman, dan juga secara ofisial beliau juga membawakan artefak budaya yang merupakan kerja sama dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan dengan FBI, yaitu pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal,” kata Fadli Zon.

“Dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul, maka benda-benda itu kemudian dikembalikan dan dibawa langsung oleh Bapak Kash Patel kepada Pak Presiden Prabowo Subianto,” sambungnya.

Baca Juga:  Penilaian Pramuka Garuda 2026 Bogor Tengah Resmi Dibuka

Fadli menjelaskan bahwa artefak yang dikembalikan tersebut berasal dari Papua, tepatnya merupakan warisan budaya masyarakat suku Dani, suku Asmat, dan suku Danau di kawasan Danau Sentani.

Menurutnya, benda-benda tersebut memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi bagi Indonesia.

“Saya kira ini merupakan benda-benda yang sangat berharga karena proses repatriasi ini merupakan upaya kita untuk memulihkan kedaulatan budaya kita,” ungkapnya.

Fadli Zon juga mengungkapkan bahwa kerja sama antara Indonesia dan FBI dalam pengembalian benda budaya telah berlangsung sejak lama.

Baca Juga:  Dinkes Kota Bogor Tetapkan 24 Jenis Standar Pelayanan Publik

FBI tercatat telah beberapa kali membantu mengembalikan berbagai artefak penting Indonesia yang dicuri, termasuk arca-arca perunggu serta artefak dari sejumlah situs budaya.

“Kita harapkan kerja sama dengan FBI terutama terkait dengan repatriasi, restitusi benda-benda budaya ini ke depannya akan semakin kuat, didukung juga oleh Sekneg dan juga Kementerian Luar Negeri,” Ungkap Fadli

Fadli menegaskan bahwa pengembalian artefak budaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memulihkan kedaulatan budaya nasional.

Artefak-artefak itu juga akan dipamerkan di Museum Nasional dibuka untuk publik.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak
Waste Station Rekosistem, Perkuat Ekosistem Persampahan dari Hulu Ke Hilir

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB