Binanews.id | Bogor- Bupati Bogor Rudy Susmanto melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 30 pejabat yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama kemudian Pejabat Pemgawas, Pejabat Administrator dan melantik dua Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Sabtu (20/6/2026).
Bupati Bogor menyampaikan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan sekaligus mengisi sejumlah posisi-posisi yang masih kosong.
Bupati Bogor juga menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan mekanisme pengisian jabatan yang lebih terbuka, transparan dan kompetitif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam waktu dekat, Pemkab Bogor akan melaksanakan proses open bidding dan assessment tidak hanya untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, tetapi juga bagi pejabat administrator dan pengawas di sejumlah perangkat daerah.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menjaring aparatur terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan.
“Kami yakin dari lebih dari 40 ribu aparatur sipil negara yang bertugas di Kabupaten Bogor, baik di kecamatan, kelurahan maupun UPT, banyak yang memiliki potensi yang luar biasa.
Melalui assessment dan open bidding ini, kami ingin menemukan talenta-talenta terbaik untuk ditempatkan pada posisi yang tepat,” ucapnya
Rudy Susmanto juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Siapapun yang ditempatkan pada jabatan baru, tunjukkan kiprah dan kinerja terbaiknya. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami pastikan mereka yang menunjukkan prestasi dan dedikasi akan mendapatkan kesempatan menduduki jabatan-jabatan strategis di masa mendatang,” tegasnya.
Pemkab Bogor juga berkolaborasi dengan TNI, Polri, dan kelompok masyarakat dalam upaya menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian dan perikanan.
“Kami ingin memastikan seluruh aktivitas pertanian dan perikanan di Kabupaten Bogor tetap berjalan dengan baik meskipun menghadapi musim kemarau. Karena itu, berbagai langkah antisipasi terus kami lakukan sejak dini,” pungkasnya.









