Pemkab Bogor Penataan Pasar Parung Demi Kembalikan Fungsi Jalan

Tim Redaksi

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 19:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Parung–Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan publik agar lebih tertib, nyaman, dan fungsional. Penataan tidak hanya dilakukan di ibu kota Cibinong, kini penataan kawasan Pasar Parung mulai direalisasikan secara bertahap, sejak Rabu (15/4).

Dinas terkait bersama bersama unsur Kecamatan Parung, TNI-Polri, dan Satpol PP, melaksanakan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menempati badan jalan di kawasan Pasar Parung. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi jalan sebagai fasilitas umum sekaligus mengurai kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat.

Penertiban dilakukan dengan pendekatan humanis. Para pedagang diberikan arahan dan imbauan agar berpindah ke lokasi yang telah disediakan pemerintah, yakni di dalam area PD Pasar Tohaga Parung. Selain itu, upaya ini juga bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh pengguna.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Gelar Program PEKA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Suryanto Putra menjelaskan bahwa penataan tidak hanya berfokus pada penertiban PKL, tetapi juga mencakup penataan kawasan secara menyeluruh. Area sempadan jalan akan dimanfaatkan untuk mempercantik lingkungan, termasuk penertiban papan reklame yang tidak sesuai aturan. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kesemrawutan sekaligus meningkatkan estetika kawasan.

“Pasar Parung yang sebelumnya tertutup kini mulai terlihat wajahnya. Ternyata masih ada ruang yang cukup luas untuk dimanfaatkan kembali, termasuk untuk penataan kawasan. Kami juga akan menertibkan reklame agar kawasan ini lebih rapi dan tidak mengganggu,” ujarnya.

Baca Juga:  Pesan Kemenag di Hari Anak Nasional, Wujudkan Aman di Ruang Publik dan Digital

Ia melanjutkan, penataan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pendataan bangunan dari sisi perizinan hingga kepemilikan. Ke depan, pemerintah juga berencana melakukan pelebaran jalan dari pertigaan hingga kawasan Pohon Jeruk guna mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Direktur Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan ratusan los dan kios di dalam pasar untuk menampung para PKL. Bahkan, jika kapasitas belum mencukupi, fasilitas tambahan akan disiapkan mengingat masih tersedia ruang yang cukup luas.

“Penataan ini bukan menggusur, melainkan menggeser. Kami ingin para pedagang tetap bisa berusaha di tempat yang lebih layak dan tertata. Untuk sementara, tempat yang disediakan juga masih digratiskan, pedagang hanya membayar iuran kebersihan dan keamanan,” jelas Haris.

Baca Juga:  HJB 544, Disnaker Kota Bogor dan Yugma Foundation Kolaborasi Cetak PMI Unggul

Sementara itu, Camat Parung, Adhi Nugraha menyampaikan bahwa proses penataan telah melalui tahapan komunikasi dengan para pedagang sejak awal tahun. Dari ratusan PKL yang terdata, sebagian telah melakukan pembongkaran secara mandiri sebelum penertiban berlangsung.

“Kami berharap masyarakat tidak lagi bertransaksi di pinggir jalan. Jika ini tidak diubah, kondisi semrawut akan kembali terulang,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan bahwa keberhasilan penataan kawasan Pasar Parung membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, pedagang, hingga masyarakat. Dengan sinergi tersebut, diharapkan kawasan Pasar Parung dapat kembali tertata, fungsi jalan pulih, serta tercipta lingkungan yang nyaman dan aman bagi seluruh warga.[]

Berita Terkait

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan
Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB